Bom Bunuh Diri, Kejahatan Ganda dalam Islam

Kejahatan terorisme kembali terjadi negeri ini, menambah kepiluan di tengah pandemi. Serangan bom bunuh diri meledak Minggu (28/3), pukul 10.28 WITA, tepat di saat jemaat gereja Katedral Makassar baru selesai melaksanakan Misa Minggu Palma. Aksi terorisme mengerikan semacam ini telah berulang kali melukai kedamaian negeri kita, sekaligus mencoreng nama umat Islam karena dilancarkan oleh jaringan Jihadis yang mengklaim Islam. ... READ MORE.......

Terorisme Musuh Semua Agama

Ledakan bom kembali terjadi. Minggu pagi (28/03/2021) sekitar pukul 10.20 WITA terjadi bom bunuh diri di pelataran Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian ini bertepatan dengan hari pertama Pekan Suci Paskah dan jemaat gereja baru selesai menjalankan misa Minggu Palma. Aksi biadab semacam ini seringkali menyeret agama sebagai justifikasi tindakan para pelaku teror. ... READ MORE.......

Meneladani ke-Syiah-an Imam Syafi’i

Siapa yang tak kenal Imam Syafi’i. Namanya tersohor sebagai salah satu dari empat imam mazhab besar fikih. Untuk konteks Muslim Indonesia yang mayoritas menginduk mazhab fikihnya, merepetisi profil Imam Syafi’i ibarat menggarami lautan. Sekalipun tidak semua orang memahaminya secara detail, sekurang-kurangnya Muslim di sini tidak asing saat mendengar namanya. ... READ MORE.......

Peran Ayah dalam Mendidik Anak Menurut Al-Quran

Dari sekian banyak panduan menjadi orang tua yang baik, ibu memiliki literatur terbanyak ketimbang ayah. Padahal, beberapa kesempatan sosok ayah ditampilkan dalam al-Quran lebih menonjol daripada peran ibu. Oleh karena itu, penting mengkaji al-Quran secara komprehensif agar memberi ranah baru bagi pemikiran masyarakat, bahwa mendidik anak tidak hanya menjadi tugas ibu, tetapi ayah juga memiliki peran signifikan yang tak bisa terabaikan. ... READ MORE.......

Positive Thinking adalah Sunnah Nabi SAW

Di negeri ini, masih banyak orang-orang yang beragama secara emosional, tempramentil, dan jatuh dalam pikiran negatif yang cukup dalam. Padahal, Hati seorang muslim dituntut untuk bersih dari berbagai emosi negatif yang memicu krisis mental seperti ini. Pikiran turut andil dalam menentukan keadaan emosional, serta pada akhirnya memengaruhi perilaku lahiriah kita. Adanya kelompok religius yang suka rusuh dan marah-marah memang mengherankan. Sebab pada dasarnya, umat Islam senantiasa diajarkan untuk berperilaku baik, untuk itu, peran pikiran yang positif dan akal sehat sangat sentral dalam diri seorang Muslim. ... READ MORE.......

Mengenang Teologi Inklusif Cak Nur

“Jika ingin mengantisipasi perkembangan masyarakat masa depan, sebaiknya berpaling kepada intelektual yang menyimpang dari arus utama” Demikian menurut Ali Syariati, seorang intelektual revolusioner Iran. Pernyataan tersebut layak disematkan pada Prof. Dr. Nurcholis Madjid, atau Arab disapa Cak Nur, seorang pemikir kontemporer, pembaharu pemikirian Islam Tanah Air dengan gagasannya tentang skulerisme dan pluralisme. ... READ MORE.......

Tafsir Akomodatif, Innaddina ‘Indallah al-Islam

Bagi seorang Muslim, surat Ali Imran [3] ayat 19 yang menyatakan bahwa Agama yang diridhai Allah SWT adalah Islam, menjadi sebuah penenang batin sekaligus kebahagiaan tersendiri. Pernyataan resmi dari Tuhan ini dimaknai sebagai jaminan keselamatan bagi umat Nabi Muhammad. Dan di saat yang sama terlihat tak ada pintu kebenaran lain yang mengantarkan pada perkenan Tuhan, dalam asumsi sebagian masyarakat Islam. ... READ MORE.......

Bela Islam dengan Pengetahuan dan Kebaikan

Sebagian Muslim terlalu sering menanggapi kebencian dengan lebih banyak kebencian, dan terjerumus dalam siklus balas dendam. Apa yang dianggap sebagai pembelaan terhadap sekian aspek agama, berulang kali berjalan sebagai ajang pamer krisis spiritualitas. Belum lama ini misalnya, kita menyaksikan semangat ‘Bela Habib’ menginspirasi sekelompok Muslim berbuat onar di persidangan. Pernah juga terjadi aksi ‘Bela Nabi’ yang berujung pada penghilangan nyawa orang lain. ... READ MORE.......