Kolom

Membangun Peradaban dengan Akhlak Nabi, Bukan yang Lain

Perbincangan mengenai akhlak sedang hangat bergulir, terutama selepas mengemukanya gagasan revolusi akhlak yang ditawarkan oleh Habib Rizieq Shihab (HRS) sepulangnya dari tanah Arab sekitar medio November lalu. Gagasan untuk menggelar transformasi budi pekerti masyarakat secara mendasar dan menyeluruh ini sayangnya terpatahkan sendiri oleh akhlak yang ditampilkan sang pengusung. Perubahan sosial yang besar selalu dimulai dari hal kecil seperti, terlebih dahulu mengoreksi sikap pribadi. ... READ MORE.......

Tidak Ada Kriminalisasi Ulama

Pasca-aksi bela Islam yang berjilid-jilid, telah memunculkan isu kriminalisasi ulama, yang mengakibatkan narasi tersebut terus berkembang di tengah-tengah masyarakat. Kelompok ini menyatakan bahwa ulama banyak dikriminalisasi oleh aparat atau negara. Dengan mendasarkan pada sebuah kasus yang menimpa ustadz atau pendakwah yang memang sedang berurusan dengan aparat penegak hukum, bahkan ada yang sudah masuk tahanan. Mereka selalu saja menyuarakan stop kriminalisasi ulama, seperti tengah membangun opini publik bahwa negara melakukan kejahatan. ... READ MORE.......

Harapan Umat Islam untuk MUI

Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar terpilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggantikan KH. Ma’ruf Amin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Munas ke-X MUI tahun ini berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, pada tanggal 25 sampai 27 November 2020. Munas X MUI yang digelar secara luring dan daring ini mengangkat tema “Meluruskan Arah Bangsa dengan Wasathiyyah al-Islam, Pancasila, dan UUD 1945, secara murni, dan konsekuen”. Melalui tema itu, tentu harapan untuk meluruskan berbagai aspek di tubuh MUI, seluruh umat Islam Indonesia menantikannya. ... READ MORE.......

Memuliakan Kaum Difabel

“Tidak semua disabilitas terlihat.” demikian tema peringatan Hari Disabilitas tahun ini. Sebuah tema yang cukup mewakili keadaan kaum disabilitas khususnya di Indonesia. Kepala Sub Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik dan Kementerian Sosial, Erniyanto, memaparkan, sebanyak 21,84 juta atau sekitar 8,56 persen penduduk Indonesia adalah penyandang disabilitas. Berdasarkan Survai Penduduk Antar Sensus atau SUPANSUS 2015. ... READ MORE.......

Jangan Mudah Mengafirkan Orang Lain

Ruang toleransi rasanya kian sempit saja. Bagaimana tidak? Sejumlah orang di media sosial kini dengan mudahnya mengafirkan orang lain yang tak jarang memicu perpecahan antarumat beragama. Padahal, menuduh orang atau kelompok lain yang dianggap salah dengan kata ‘sesat’ dan ‘kafir’ tidak menyelesaikan persoalan, tetapi justru membuat intoleransi semakin berkembang. ... READ MORE.......

Stop Halusinasi Tentang Jihad Perang

Berbagai aksi yang berpotensi melanggar hukum dari kelompok religius mencuat di berbagai media belakangan ini. Anehnya lagi, mereka merencanakan dan melakukannya aksi kurang pantas dengan motif Jihad fi sabilillah atau berjuang di jalan Tuhan. Masyarakat Muslim jenis ini, memang memiliki khayalan yang tinggi tentang perang melawan musuh agama atau menjadi tentara Tuhan. Tidak jarang, mereka unjuk kekuatan massa sebagai jamaah yang siap perang atau siap melakukan kekerasan. Seperti ceramah tentang ‘pemenggalan’ beberapa waktu lalu, atau intimidasi, teror pengepungan rumah, dan pencegatan petugas kepolisian baru-baru ini. ... READ MORE.......

Deteksi Dini Pola Kekacauan Suriah di Indonesia

Ada kecemasan tersendiri ketika melihat fenomena sosial-keagamaan dan politik di Tanah Air kini. Bukan kekhawatiran tak berdasar. Namun, gejolak yang sejauh ini menggejala di negeri kita memiliki kemiripan dengan pola terjadinya kekacauan mahabesar di Suriah, yang mana menyebabkan negara itu terlilit krisis multidimensional berkepanjangan. Kehidupan damai di sana seakan dijungkirbalikkan seratus delapan puluh derajat menjadi krisis oleh tangan-tangan oportunis. ... READ MORE.......

Khilafah Bukan Solusi Pemberantasan Korupsi

sistem khilafah atau yang juga dikenal dengan sebutan Negara Islam, bukan sebuah solusi tepat untuk memberantas korupsi. Sebaliknya, sistem itu justru mendorong dan menyuburkan tindakan-tindakan penyimpangan dari para pemimpin dan petingginya, karena tidak ada sistem demokrasi, di mana setiap orang berhak menyuarakan pendapatnya, termasuk dalam memilih pemimpin.... READ MORE.......

Adzan ‘Hayya ‘Alal Jihad’ Doktrin Teroris

Video adzan hayya ‘alal jihad viral di media sosial. Dalam video tersebut, lafal adzan yang berbunyi hayya ‘alas shalah diganti dengan hayya ‘alal jihad. Namun, lantunan adzan yang dikumandangkan di beberapa tempat tersebut bukan dimaksudkan untuk panggilan shalat, tetapi panggilan untuk berjihad. Bahkan, di antara video tersebut ada yang mengangkat pedang ketika disebut hayya ‘alal jihad. Sontak hal itu menjadi ramai diperbincangkan dan viral di berbagai platform media sosial hingga menimbulkan kontroversi di publik. ... READ MORE.......

Waspada Kelompok Ekstremis Bergentayangan

Merebaknya aksi terorisme dan seruan jihad yang didengungkan belakangan ini, menandakan bahwa agama telah disalahgunakan oleh sebagian dari umatnya. Aneka macam radikalisme dan kekerasan, bahkan sampai pembunuhan, menunjukkan dangkalnya pemahaman agama secuil penganutnya. Jika memang benar Islam adalah agama toleran, agama perdamaian, mengapa sebagian umatnya masih melakukan aksi-aksi anarkisme dan kekerasan? Islam sebagai agama yang katanya rahmatan lil alamin, mengapa masih ada saja seorang Muslim yang melakukan pembunuhan secara keji? ... READ MORE.......