Internasional

Zuhairi Misrawi Bisa Menjadi Diplomat Ulung

Arab Saudi adalah negara yang bersahabat dengan Indonesia selama lebih dari 70 tahun. Negara tempat kelahiran Islam ini, termasuk negara yang paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia di mata dunia. Sejak tahun tahun 1950, Indonesia dan arab Saudi menjalin hubungan bilateral hingga sekarang. Duta besar ditunjuk silih berganti untuk menjaga silaturahmi ini. Yang terbaru Ialah Zuhairi Misrawi, cendekiawan Muslim muda, ditunjuk Presiden Jokowi untuk menjadi Kepala Perwakilannya di Arab Saudi. ... READ MORE.......

K.H Zuhairi Misrawi, dari Cendekiawan Menjadi Duta Besar

Adalah KH. Zuhairi Misrawi atau Gus Mis; tokoh muda, kader terbaik PDI-Perjuangan, cendekiawan Islam, intelektual muda NU dan juga anak ideologis Bung Karno. Proklamator Indonesia yang punya kedekatan khusus dengan Raja Saud. Hubungan dan keakraban kedua tokoh itu yang akan ia lanjutkan dalam mewujudkan poros global moderasi Islam, Indonesia dan Arab Saudi. Apalagi Arab Saudi di era Muhammad Bin Salman (MBS) sudah bergesar ke arah Moderasi Islam visi 2030. Inilah yang menjadi kunci utama, Islam sebagai rahmatan Lil Alamin. ... READ MORE.......

Zuhairi Misrawi Pererat Hubungan Indonesia-Arab Saudi

Kabar penunjukan KH. Zuhairi Misrawi sebagai Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi oleh Presiden Joko Widodo menjadi angin segar hubungan diplomatik kedua negara. Pasalnya, KH. Zuhairi Misrawi atau akrab di sapa Gus Mis, merupakan salah satu sosok pengamat Timur Tengah yang konsisten dan banyak mengetahui selok-beluk negara-negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi. Hal itu dibuktikan dengan dua buku bestseller yang telah diterbitkan oleh Gus Mis, yakni buku Madinah : Kota Suci, Piagam Madinah, dan Teladan Muhammad SAW (2011) dan buku Makkah : Kota Suci, Kekuasaan, dan Teladan Ibrahim (2010). Gus Mis juga sampai saat ini masih aktif menulis tentang Timur Tengah di media-media nasional. ... READ MORE.......

Paus Fransiskus: Harapan Baru Ukhuwwah Insaniyyah di Timur-Tengah

Dengan segala kompleksitasnya, perkembangan Timur-Tengah (Middle East) tidak mudah dipahami secara komprehensif oleh para analis maupun pengamat luar negeri. Yang jelas, sejarah peradaban dunia pernah lahir di bangsa para Nabi itu. Timur-Tengah menjadi bangsa lahirnya agama-agama samawi. Dikisahkan, Baghdad, kota yang berdiri akibat tumbangnya Dinasti Umayyah pada 750 M oleh Dinasti Abbasiyah, pada perkembangannya dijadikan pusat ilmu pengetahuan.... READ MORE.......

Zuhairi Misrawi dari NU untuk Arab Saudi

Intelektual muda NU, Zuhairi Misrawi dikabarkan akan dilantik menjadi Duta Besar Arab Saudi. Ini kabar baik bagi kita semua. Mengingat konsistensi Zuhairi Misrawi sebagai analis, pemikir, dan politik di Timur-Tengah merupakan pertimbangan tepat atas kelayakannya menjadi Duta Besar yang secara luas mengetahui seluk-beluk yang terjadi di Arab Saudi. Selain itu, representasinya sebagai kader NU tentu menjadi jembatan harmonisasi NU dengan Arab Saudi dalam mengenalkan Islam yang moderat.... READ MORE.......

Zuhairi Misrawi, Santri Par-Excellence yang Cocok Menjadi Dubes Arab Saudi

“Jika Mekkah menjadi kota suci kaum Muslimin karena terdapat Ka’bah yang merupakan kiblat shalat, Madinah juga menjadi kota suci kedua kaum Muslimin karena terdapat Masjid Nabi yang merupakan simbol kebangkitan Islam,” begitu tulis Kiai Zuhairi Misrawi—atau lebih akrab disapa Gus Mis—dalam bukunya, Madinah: Kota Suci, Piagam Madinah, dan Teladan Muhammad SAW. (2009). Belakangan ini, tersiar kabar santer bahwa Gus Mis ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Arab Saudi.... READ MORE.......