Gus Mis: Memakai Masker Adalah Jihad

ISLAMRAMAH.CO, Dalam situasi kota yang tengah terkepung wabah Covid-19, masyarakat diminta disiplin memakai masker untuk mencegah penyebaran virus tidak semakin meluas. Memakai masker dapat menyelamatkan diri sendiri dan orang lain. Hal itu selaras dengan perintah dan ajaran Islam bahwa menjaga keselamatan diri dan orang lain merupakan kewajiban setiap orang.

KH Zuhairi Misrawi dalam video resmi IslamRamah.TV mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman Covid-19. Salah satu bentuk kewaspadaan tersebut adalah memakai masker ketika keluar dari rumah. “Di tengah wabah Covid-19 ini, marilah kita senantiasa meningkatkan kewaspadaan kita dan mengambil hikmah dalam setiap peristiwa. Barang siapa mengambil hikmah maka dia akan mendapatkan kebaikan yang sangat melimpah,” katanya, Rabu (22/4).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mis itu, anjuran memakai masker adalah sesuai dengan pandangan ahli-ahli kesehatan. “Kita harus mendengar pandangan para ilmuan yang ahli dalam bidang virus. Setiap warga yang hendak keluar dari rumah harus menggunakan masker,” ujaranya. Apalagi, pemerintah dan ulama sendiri telah menghimbau masyarakat untuk selalu memakai masker. “Sudah menjadi kebijakan pemerintah,” lanjut intelektual muda Nahdlatul Ulama itu.

Maka dari itu, ikhtiar lahir dengan memakai masker menurut Gus Mis adalah jihad dan sesuai dengan perintah ajaran Islam. Dikatakan demikian, karena memakai masker merupakan bentuk upaya sungguh-sungguh dari masyarakat untuk mencegah penyebaran virus dan menjaga kemaslahan bersama.

“Memakai masker saat ini adalah jihad kita, adalah upaya kita yang sungguh-sungguh agar keluar dari virus Covid-19 ini. Karena hanya dengan cara itu kita betul-betul menjaga keselamatan diri kita. Di dalam Islam, keselamatan jiwa atau menjaga keselamatan jiwa (hidz al-nafs) merupakan sebuah perintah yang sangat penting. Karena kalua kita ikut serta menyelamatkan jiwa maka sesungguhnya kita sedang memuliakan ajaran agama kita, khususnya ajaran Islam,” katanya.

Tokoh muda lulusan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir itu menambahkan, memakai masker tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi kebaikan dan keselamatan orang lain. “Memakai masker juga akan melahirkan kemaslahatan bagi kita. Dengan memakai masker kita tidak akan berada di tengah bahaya, dan tidak membahayakan orang lain. Ini sesuai dengan kaidah di dalam fikih, yaitu ladarar wala dirar, tidak berbahaya dan tidak membahayakan,” pungkasnya.

Lihat video selengkapnya:

Comments
Loading...