Di antara jenis karamah yang diberikan oleh Allah SWT kepada wali-Nya adalah kemampuan istimewa untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Kiai Cholil Bangkalan termasuk salah satu wali Allah yang mampu menyembuhkan penyakit lumpuh dengan cara yang unik.

Suatu ketika, ada seorang yang terkena penyakit lumpuh. Ia tidak bisa berjalan dan kakinya tak bisa digerakkan sedikitpun. Ia telah berikhtiar berobat ke mana-mana tetapi hasilnya nihil. Barulah kemudian salah seorang tetangganya memberikan informasi bahwa di Madura ada orang sakti bernama Kiai Cholil yang bisa mengobati berbagai penyakit.

Bersama anggota keluarganya, ia kemudian berangkat menuju Madura dalam rangka menemui Kiai Cholil. Di tengah jalan, ia bertemu orang Madura yang tertimpa pohon dan mengalami cidera cukup parah di kakinya. Karena sama-sama ingin berobat ke rumah Kiai Cholil, mereka bersama menuju ke rumah Kiai Cholil dan si orang Madura tadi menjadi penunjuk jalannya.

Setelah hampir tiba di kediaman Kiai Cholil, kira-kira 20 meter, tampak Kiai Cholil tengah mengacung-acungkan pedang dengan muka marah seraya bersuara keras, “Mana orang itu biar saya bacok sekalian! Mana orang itu biar saya bacok sekalian!” Menyaksikan hal itu, mereka terkejut dan merasa takut, semuanya lari tunggang langgang tak terkecuali kedua orang yang sakit itu.

Tanpa sadar mereka berdua sembuh. Mereka sangat senang dan bersyukur karena berkat ketakutan atas kemarahan Kiai Cholil, mereka dapat berlari dan dengan sendirinya kaki yang lumpuh sembuh. Mereka meyakini bahwa ini termasuk bagian dari karamah Kiai Cholil, seorang hamba kekasih Allah SWT.

Setelah Kiai Cholil wafat, mereka berdua aktif dan rutin berziarah ke makam beliau sebagai bentuk terima kasih dan rasa syukur yang besar kepada Allah SWT.

 

%d blogger menyukai ini: