Haji Ramah Lansia

KolomHaji Ramah Lansia

Pelaksanaan ibadah haji di tahun 2023 ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia”. Tema ini sesuai dengan salah satu kebijakan baru dari pelaksanaan ibadah haji pasca pandemic. Dampak dari kebijakan tersebut adalah banyaknya jamaah lanjut usia pada pelaksanaan haji 2023. Dari 200 ribu jamaah haji regular, 30% diantaranya adalah jamaah lansia.  untuk memberikan pelayanan yang maksimal, kemenag membentuk tim pelayanan khusus lansia.

Dalam pelayanan haji, kebutuhan antara satu dengan yang lainnya tentu berbeda. Terutama kebutuhan bagi jamaah lansia dan disabilitas. Layanan bagi keduanya tidak bisa disamakan dengan layanan jamaah lain. Pengkhususan layanan ini bukan berarti membedakan antara satu jamaah dengan yang lainnya. Namun lebih kepada mengakomodir kebutuhan khusus yang tidak dimiliki oleh jamaah lain dan menata Haji menjadi lebih inklusif.

Pengkhususan layanan yang ditujukan untuk jamaah lansia dan penyandang disabilitas ini juga diwujudkan oleh kemenag dengan memberikan pedoman haji khusus lansia dan orang berkebutuhan khusus, yang mengedepankan prinsip kemudahan dalam Islam. Contohnya dengan diperbolehkan untuk melempar Jumrah dengan diwakilkan kepada orang lain.

Ada dua teman saya, perempuan, yang kebetulan menjadi tim pelayanan khusus lansia. Bisa dibilang saya adalah orang yang tidak pernah sekalipun melewatkan update story media sosialnya. Tergambar sangat jelas bahwa melayani jamaah haji lansia memang membutuhkan kesabaran yang ekstra. Suatu ketika ada jamaah lansia ngotot jalan kaki ke Ka’bah, padahal jarak dari hotel lumayan jauh. Sebelumnya, petugas sudah menghimbau para jamaah untuk menunggu bis jemputan.

Alhasil, jamaah tersebut tersesat dan ditemukan dalam keadaan tidak menggunakan alas kaki. Teman saya yang lain, juga terlihat memeluk dengan erat seorang kakek yang baru saja mendengar kabar anaknya meninggal. Sang kakek memeluk teman saya dengan erat karena usia anaknya dan usia teman saya hampir sama. Terlihat jelas bagaimana kesedihan menyelimuti dan ketangguhan petugas haji perempuan tersebut dalam merespon emosional para jamaah lansia.

Baca Juga  Biografi Ibnu Khaldun: Pengalaman Di Politik (bagian 2)

Sistem pelayanan haji yang inklusif memberikan kesempatan kepada para lansia dan penyandang disabilitas untuk mengakses seluruh layanan haji. Jika tahun ini kemenag sudah membentuk tim pelayanan khusus lansia, maka tahun tahun selanjutnya adalah tahun pembenahan infrastuktur yang ramah lansia dan disabilitas. Seperti memperbanyak layanan kursi roda, kendaraan khusus untuk mobilitas lansia dan penyandang disabilitas, pemilihan hotel yang lebih dekat dengan akses tempat ibadah.

Pelayanan khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan lansia dan penyandang disabilitas adalah wujud nyata nilai kemanusiaan. Tak hanya sekedar wacana, kemenag dibantu oleh petugas khusus pelayanan lansia berupaya untuk menerapkan nilai ketauhidan yang seutuhnya. Dalam nilai ketauhidan, terdapat keikhlasan, ketulusan, dan ketertundukan hanya kepada Allah.

Artikel Populer
Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.