Peringati Hari Lahir Imam Husein secara Online, Gus Mis: Nabi Muhammad SAW dan Keluarganya Diyakini sebagai Perantara Keselamatan dari Wabah Covid19

ISLAMRAMAH.CO, Di tengah wabah Covid19 yang mendera dunia, termasuk Indonesia, kecintaan terhadap Imam Husein, cucu Nabi Muhammad SAW tidak pernah padam. Hal tersebut dibuktikan dengan merayakan peringatan hari lahir sosok pemuda penghuni surga, Imam Husein.

Mereka yang tergabung dalam komunitas alumni jemaah Arba’in Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia, menggelar peringatan Hari Lahir Imam Husein secara daring, Sabtu malam (28/3). Setidak ada 40-an orang yang ikut dalam peringatan tersebut melalui aplikasi Zoom. KH. Miftah Rakhmat yang biasa dipanggil “Gus Mif” dan KH. Zuhairi Misrawi yang biasa dipanggil “Gus Mis” menyampaikan siraman hikmah kelahiran sosok agung, Imam Husien.

Memperingati kelahiran Imam Husein di tengah wabah Covid19 mempunyai makna yang sangat mendalam, karena bagi umat Islam di negeri ini, khusunya kalangan Nahdlatul Ulama, kecintaan pada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya merupakan salah satu perantara yang ampuh untuk selamat dari berbagai penyakit dan wabah, termasuk Covid19. “Saya berbahagia sekali karena kita bisa memperingati kelahiran Imam Husein, sosok pemuda ahli surga di tengah wabah Covid19. Sebab kecintaan pada Nabi Muhammad SAW dapat menjadi wasilah kita agar selamat dari berbagai penyakit dan wabah, termasuk Covid19 yang sangat menakutkan ini”, ujar Gus Mis.

Ia menambahkan, seluruh warga Nahdlatul Ulama di berbagai daerah sekarang melantunkan doa dan bacaan yang di dalamnya berisi tentang keutamaan Nabi Muhammad SAW dan keluargnya, khususnya Imam Ali bin Abi Thalib, Sayyidah Fatimah, Imam Hasan dan Imam Husein sebagai obat yang akan mencegah diri kita dari berbagai penyakit dan wabah. “Bacaannya, li khamsatun uthfi biha harral waba’i al-hathimah, al-Musthafa wal Murtadha wa Ibnahuma wa Fathimah,” tegas lulusan Fakultan Ushuluddin Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir.

Tidak mudah menjadi pengikut Imam Husein, karena kita harus menjaga diri dari berbagai keburukan. “Imam Husein mengajarkan kita agar menjauhkan diri dari perbuatan menipu pada orang lain, dengki, dan merusak. Imam Husein ingin agar kita benar-benar bersih dari noda”, lanjut cendekiawan Nahdlatul Ulama asal Madura itu.

Di tengah situasi wabah yang sangat memprihatinkan ini diperlukan sikap dan ikhtiar yang arif dan tepat, di antaranya memilih tinggal di rumah saat ada wabah. “Nabi Muhammad SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ali bin Abi Thalib, mengajarkan kita agar melakukan isolasi diri (‘uzlah) dan tinggal di rumah saat terjadi wabah”, ujar Gus Mif.

Ia menambahkan, kita dinasehati agar selalu sabar dan penuh waspada. “Bahkan barangsiapa yang sabar dan waspada pada masa musibah wabah ini, insya Allah kita akan mati syahid”, pungkas sosok ulama muda lulusan Iran dan Suriah itu.

Comments
Loading...