KH Kafabihi Mahrus: Manusia Terhormat karena Akhlaknya

ISLAMRAMAH.CO, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri KH Abdullah Kafabihi Mahrus menjelaskan tiga hal yang bisa dilakukan seseorang agar memiliki akhlak yang mulia. Pertama, didapat dengan bit tab`i wal fitrah yakni fitrah atau karakter yang merupakan pemberian atau anugerah dari Allah SWT. Ini didasari atas sebuah hadis yang menjelaskan bahwa setiap manusia dilahirkan dalam keadaan suci dan bersih.

“Sebelum Islam datang, masyarakat Jahiliyah punya perilaku di luar batas, kemudian Islam datang menghargai dan menghormati orang lain. Islam datang membawa akhlakul karimah,” ungkap Rais Syuriyah PBNU itu dalam acara istigotsah kubro di alun-alun Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Subang, Jawa Barat sebagaimana dilansir dari laman nu.or.id

Menurut Rektor Institut Islam Tribakti Kediri tersebut manusia bisa terhormat karena akhlak dan moralnya. Walaupun ada orang yang mempunyai ilmu tinggi, jabatan tinggi, keturunan bagus, kekayaan banyak, atau punya rupa yang menawan, namun jika ia tidak mempunyai akhlakul karimah maka dia tidak akan terhormat, bahkan sulit diterima di tengah-tengah masyarakat.

Dengan demikian, tambahnya, pembentukan karakter anak menjadi baik atau buruk di antaranya tergantung pengaruh dari kedua orangtua. Jika orangtua ingin mempunyai anak yang baik, maka dia harus memberikan pendidikan yang baik, misalnya dengan cara memondokkan anaknya di pesantren.

Kedua, lanjut putera KH Mahrus Ali itu, akhlakul karimah didapat dengan cara membiasakan diri dan memaksakan diri. Caranya adalah terus berusaha untuk selalu ber-akhlakul karimah sebagaimana sudah dicontohkan oleh Rasulullah seperti tawadlu, lemah lembut, sabar, berbuat baik kepada orang yang berbuat buruk, dan lain sebagainya.

Ketiga, menurut KH Kafabihi Mahrus, moralitas yang luhur itu dapat dicapai dengan ikhtiar mendidik anak di pesantren. Menurutnya, pesantren adalah Lembaga Pendidikan keagamaan yang telah terbukti melahirkan para generasi muda yang berakhlakul karimah.

“Ketiga, akhlakul karimah didapat dengan cara belajar, dengan cara mondok di pesantren. Orang kalau ingin baik harus dengan pesantren. Kita akan sulit berharap anak-anak kita baik tanpa lewat pesantren karena pesantren punya lingkungan baik,” pungkas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kediri tersebut.

Comments
Loading...