ISLAMRAMAH.CO, Pengasuh Ma’had ‘Aly Roudlotul Muhibbin, Bogor KH Luqman Hakim memberikan nasehat kepada jamaah kajiannya untuk memiliki aturan dalam hidup. Aturan-aturan itu semata-mata untuk menghindari diri setiap manusia dari perbuatan dosa dan maksiat. Menurut Kiai Luqman, setiap orang memiliki aturan apakah akan menjalankan aturan-aturan dari Allah Swt atau akan melanggarnya.

“Setiap manusia yang beriman pasti mempunya aturan dalam hidupnya apakah meraka mampu taat menjalankanya ataukah mereka mengingkarinya dengan melakukan perbuatan maksiat. Setiap manusia yang hidup hanya akan melakukan kalau nggak ketaatan ya kemaksiatan, tinggal jalan mana yang akan kaliah pilih?” papar Kiai Lukman Hakim saat mengisi kajian di Financial Hall lantai 2, Gedung Graha CIMB Niaga, Jakarta, Jumat (17/1).

Kiai Luqman menjelaskan, setiap perbuatan di dunia ini pasti akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Perbuatan manusai yang menyalahi hukum-hukum Allah pasti akan mendapatkan balasan di akhirat kelak. Sebaliknya, perbuatan yang tidak melanggar aturan-aturan agama, atau perbuatan sebagai bentuk perintah dari ajaran agama, kelak akan mendapatkan balasan kenikmatan di akhirat kelak.

“Sebagaimana hukum di dunia, setiap hukum mempunyai sisi keras dan sisi kebijaksanaan. Sisi keras hukum seperti sanksi kurungan, sanksi denda, bahkan hukuman mati. Sedang sisi kebijaksanaan adalah keringanan hukuman, subtitusi hukuman atau bahkan bebas dari hukum yang ada. Sama halnya dengan hukum Tuhan sisi keadilanya adalah setiap orang akan masuk neraka, dan sisi Rahmat-Nya adalah pengampunan segala dosa bagi mereka yang beriman,” pungkas tokoh sufi tersebut. 

%d blogger menyukai ini: