Gus Sholah: Islam dan Indonesia Tak Boleh Bertabrakan

ISLAMRAMAH.CO- Islam dan Indonesia merupakan dua hal yang berbeda, namun tidak boleh memisahkan di antara keduanya. Pasalnya, Islam adalah agama yang dianut oleh mayoritas penduduk Indonesia. Keberislaman masyarakat Indonesia pun unik, berbeda dengan cara keberislaman masyarakat di negera-negera lain di dunia. Islam di Indonesia dikenal sebagai Islam yang mengakomodasi tradisi dan budaya yang baik, tetapi tidak melanggar syariat-syariat agama. Islam di Indonesia pun dikenal moderat, dan terbuka terhadap perbedaan-perbedaan yang ada.

Menurut KH Sholahudin Wahid atau akrab disapa Gus Sholah, Islam dan Indonesia tidak boleh dipisahkan, apalagi bertentangan. Pasalnya, kesatuan dan persatuan Indonesia tak lepas dari peran umat Islam di Indonesia. “Jadi kalau ingin Indonesia bertahan sampai kapanpun, maka antara Islam dan Indonesia tidak boleh bertabrakan,” katanya saat memberikan sambutannya pada Haul ke-10 Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Sabtu ​​​​​​(21/12) malam.

Gus Sholah juga mengingatkan masyarakat agar berpegang teguh pada falsafah dan dasar negara Indonesia, seperti Pancasila, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika. Menurutnya, dalam bernegera kita harus berpedoman kepada dasar-dasar negara tersebut. Sementara dalam berislam kita berpedoman kepada Al-Quran, al-Hadis, dan Para Ulama. “Kita sudah berhasil memadukan keislaman dan keindonesiaan. Ini yang harus kita jaga. Jadi idnetitas kebangsaann dan identitas keagamaan harus berjalan seiring,” pungkas adik kandung Gus Dur itu.

Comments
Loading...