Mbah Moen: Jaga Persatuan Bangsa Indonesia

ISLAMRAMAH.CO, Kondisi kota Manokwari di Papua memanas, Senin (19/8) setelah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa disertai pembakaran Gedung DPR dan MPR Papua Barat. Aksi itu merupakan buntut dari penyerangan terhadap asrama mahasiswa Papua Surabaya dan insiden Malang Jawa Timur. Sebagaimana diketahui, akhir pekan lalu di Surabaya, 43 mahasiswa asal Papua sempat diangkut dan diperiksa di Polrestabes Surabaya karena ditengarai kasus pembakaran bendera merah-putih.

Kondisi kekerasan dalam bentuk apapun tentu tidak selaras dengan nilai-nilai luhur ajaran agama. Semua pihak hendaknya menahan diri dan mengedepankan dialog demi terciptanya keadaan yang damai dan kembali berjalan normal. Sebagaimana pesan mendiang KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, Indonesia harus dijaga dari perpecahan. Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda namun tetap satu, kokoh di atas persatuan Tanah Air harus menjadi kesadaran bersama.

Di antara pesan Mbah Moen adalah pentingnya menjaga persaudaraan di antara sesama umat manusia, walaupun berbeda suku, bahasa, bahkan agama. Menurut Mbah Moen, semua umat manusia adalah bersaudara. ‘Kita semua ini, seluruh umat manusia, adalah saudara. Sama-sama keturunan Nuh alaihissalaam,” kata Mbah Moen

Mbah Moen menginginkan masyarakat Indonesia bisa menjadi contoh sebagai masyarakat yang mencintai keberagaman di mata dunia. Sebab, Indonesia adalah negara yang diberkahi oleh Allah Swt sebagai negeri yang begitu beragam. “Maka, yang terpenting adalah bagaimana agar Bangsa Indonesia ini bisa memberi teladan kepada dunia tentang kehidupan ber-Bhinneka Tunggal Ika,” pesan Mbah Moen.

Comments
Loading...