Idul Adha Hari Raya Berbagi Kepada Sesama

ISLAMRAMAH.CO, Umat Islam akan memasuki Hari Raya Idul Adha atau juga dikenal sebagai Hari Raya Qurban. Disebut Qurban karena di dalamnya ada spirit keteladanan pengorbanan Nabi Ibrahim as. yang sangat ikhlas dan taat kepada Allah Swt ketika diminta untuk menyembelih anaknya sendiri, Isma’il, sekalipun anaknya merupakan buah hati yang amat dicintai dan ditunggu bertahun-tahun kelahirannya. Begitu halnya dengan Ismail, juga ada spirit pengorbanan luar biasa yang taat dan ikhlas luar biasa ketika berkenan disembelih oleh ayahandanya sendiri karena hal itu merupakan perintah Tuhan.

Spirit Idul Adha ini hendaknya menjadi ruhbagi umat manusia, terutama bagi umat Islam untuk menelorkan semangat pengorbanan-pengorbanan baru dengan beragam bentuknya kepada orang lain. Karena teladan pengorbanan Ibrahim dan Ismail, tidak saja dimaknai sebagai pengorbanan fisik, tetapi juga pengorbanan yang bersifat nurani, seperti memberikan sebagian harta kita kepada mereka yang tidak mampu.

Selaras dengan hal tersebut, sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengatakan, bahwa di dalam ibadah kurban terdapat perintah Allah Swt kepada Nabi Ibrahim as. untuk menyembelih anaknya, Ismail as. sebagai bagian perintah kepada kita bahwa dalam menjalani kehidupan, kita memerlukan pengorbanan untuk memperkuat tali persaudaraan dan persatuan di antara sesama. 

Menurut Helmy, masih banyak saudara-saudara kita, terutama di Tanah Air yang tergolong tidak mampu dan membutuhkan banyak bantuan dari kita semua. Karena itu ia mengajak masyarakat agar menjadikan momentum Idul Qurban sebagai refleksi untuk lebih peka terhadap mereka yang butuh uluran tangan kita semua. “Terutama kepada saudara-saudara kita yang masih belum mampu, saudara-saudara kita yang perutnya lapar, yang miskin, yang membutuhkan begitu banyak pertolongan dan bantuan dari kita semua,” jelas Helmy di PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (26/7) 

Comments
Loading...