Islam Indonesia Islam Damai

ISLAMRAMAH.CO, Islam di Indonesia dikenal dunia sebagai Islam yang damai, ramah dan toleran terhadap berbagai perbedaan yang ada. Keramahan Muslim Indonesia dan karakteristik Muslim yang moderat dan terbuka menjadikan Islam Indonesia menjadi inspirasi bagi peradaban global. Bahkan, corak Islam Indonesia telah banyak diadopsi oleh negara-negara Muslim di berbagai negara-negara konflik, degan harapan Islam yang rahmatan lil ‘alamin hadir untuk menyelesaikan permasalahn yang ada.

Mengapa Islam Indonesia hadir dalam realitas sejarah sebagai Islam yang damai dan moderat? Itu semua tak lain karena perdamaian sesungguhnya telah menjadi nafas dan perjuangan masyarakat Indonesia. Menurut cendekiawan Muslim Indonesia, Ulil Abshar Abdallah, Islam tumbuh berkembang di Indonesia bersamaan dengan karakteristik masyarakat Indonesia yang mencintai perdamaian.

Menurutnya, perdamaian telah menjadi fakta historis masyarakat Indonesia. “Perdamaian sebagai kata itu sudah menjadi bagian dan menjadi nafas kehidupan orang Islam sehari-hari,” kata Gus Ulil Abshar Abdalla saat menjadi pembicara pada Nusantara Millenial Summit di The Media Hotel and Towers, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6).

Menurut Ulil, perdamaian tidak mungkin bisa terwujud di Indonesia tanpa kontribusi Muslim Indonesia sebagai umat Islam terbesar, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Karakteristik Muslim yang moderat dan mencintai perdamain adalah kunci Indonesia damai dan tenteram. “Saya menjawab dengan tegas bahwa umat Islam di Indonesia mampu menciptakan perdamaian umat Islam di Indonesia,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, kontribusi Islam di Indonesia tidak hanya dalam hal mewujudkan perdamaian, tetapi juga memberi kontribusi besar bagi peradaban dunia. Selain itu, Islam di Indonesia memberikan peran yang besar terhadap perempuan. Buktinya, sejak dahulu, perempuan Muslim di Indonesia bisa mengekspresikan pemikiran maupun karya bagi bangsa dan agama.

Tidak seperti di Timur Tengah, perempuan Muslim di negeri gurun pasir tersebut dinilai masih relatif dibatasi baik secara pemikiran maupun aktivitasnya. “Islam yang dikembangkan di sini, Islam yang sangat damai. Islam yang sangat damai tetapi juga Islam yang sangat memberikan peran yang besar kepada perempuan,” pungkasnya.

Comments
Loading...