Islam Nusantara Membentuk Muslim Toleran

ISLAMRAMAH.CO, Islam Nusantara kini makin mendunia. Bagaimana tidak, di tengah-tengah situasi politik global yang kiat tak menentu, Islam di Indonesia justru menampilkan Islam yang ramah, moderat dan toleran. Hal itu berbanding terbalik dengan situasi politik negara-negara Timur Tengah yang mayoritas berpenduduk Islam, namun sampai hari ini tetap dirundung masalah perpecahan antar rakyatnya sendiri. Karena itu, Islam Nusantara tidak hanya menjadi contoh bagaimana Islam tampil di muka bumi, tetapi juga menjadi solusi bagi peradaban global.

Selaras dengan hal itu, menurut seorang budayawan terkemuka Indonesia, Ngatawi al-Zastrouw, Islam Nusantara adalah Islam yang unik, berbeda dengan Islam yang berkembang di daerah atau negara-negara lain. Islam Nusantara hadir tidak dengan pertumpahan darah karena budaya Nusantara dinilai sebagai budaya yang berperadaban adiluhung dan tak kenal perpecahan. “Islam Nusantara sebagai diferensiasi,” kata Ngatawi al-Zastrouw saat mengisi Tadarus Islam Nusantara di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Jakarta, Jumat (14/12).

Lebih lanjut, dosen pascasarjana Unusia itu menambahkan bahwa Islam Nusantara bukan mazhab dan aliran baru. Islam Nusantara adalah Islam yang ditampilkan oleh umat Islam Indonesia yang berprinsip pada nilai-nilai moderasi dan toleransi sehingga yang ada adalah umat Islam yang damai, tenteram, dan menghargai perbedaan. “Islam Nusantara adalah sistem berpikir dan perilaku, maka secara otomatis menimbulkan sifat, yaitu sifat toleran,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, kegiatan dwi mingguan yang digelar oleh Pusat Kajian Islam Nusantara (PKIN) itu dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, H Ulil Abshar Hadrawi, Ketua Program Studi Doktoral Pascasarjana Unusia, Hamdani, dan Ketua Program Magister Pascasarjana Unusia, Ayatullah.

Comments
Loading...