Gus Muwafiq: Tidak Perlu Memaksa Umat Islam Menjadi Arab

ISLAMRAMAH.CO, Islam adalah agama universal, agama untuk umat Islam di mana pun berada. Islam tidak mengenal satu etnik, suku, bahasa, bahkan daerah tertentu karena Islam hadir di muka bumi ini sebagai rahmat bagi umat manusia dan semesta alam. Meskipun demikian, ada sebagian kelompok yang salah persepsi dan menduga Islam adalah apa-apa yang ada di Arab. Padahal, meskipun Islam lahir di tanah Arab, namun Islam tidak anti terhadap tradisi-budaya lokal masing-masing umat Islam di manapun berada.

Menurut KH Ahmad Muwafiq, kiai yang ceramah-ceramahnya ditonton oleh ratusan ribu orang di Youtube itu, jangan sampai umat Islam Indonesia memaksakan penampilan Islam Indonesia harus sesuai dengan umat Islam di daerah lain, terutama Arab. Hal itu karena Indonesia berbeda dengan Arab. Islam Indonesia memiliki keunikan tersendiri yang tidak mungkin bisa disamakan dengan tradisi budaya di Arab.

“Kita jangan sok- sok’an menjadi Arab. Kita ini orang Indonesia bukan orang Arab. Ini yang sekarang menjadi masalah karena suka paksa-paksa begitu,” jelas kiai yang akrab disapa Gus Muwafiq itu dalam videonya di chanel Instagram Ulama Nusantara.

Kiai muda yang ceramah-ceramahnya mengandung humor tingkat tinggi itu menambahkan, berbagai konflik di negara-negara mayoritas umat Islam di Timur Tengah terjadi karena ada sebagian kelompok yang melakukan provokasi untuk menjadikannya seragam, baik dalam pemahaman agama maupun secara penampilan dalam beragama. Afghanistan kenapa sesama umat Islam perang karena ada Wahabi yang paksakan Afghanistan jadi Arab,” tambahnya.

Berbeda dengan Islam di Indonesia, menurut Gus Muwafiq tidak mungkin umat Islam Indonesia dipaksa memakai jubah sebagaimana pakaian orang-orang Arab karena tradisi Islam Indonesia lebih cocok menggunakan sarung dalam beribadah. Oleh karena itu, jangan sampai salah paham bahwa seolah-olah apa-apa yang datang dari Arab adalah suatu hal paling islami. Padahal, sejatinya tidak semua yang datang dari Arab merupakan ajaran Islam.

“Di sini pakaian orang kalau ke langgar pake sarung, kalau ke ladang pake celana. Ndak usah paksakan orang Indonesia seperti orang Arab pake jubah. Di Arab tanahnya pasir bersih, di sini ada tanah sawahm ndak bisa ke sawah pake jubah,” tandas Kiai asal Yogyakarta itu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.