Dialog Gus Dur Dengan Perokok Berat

Gus Dur termasuk orang yang memiliki selera humor tinggi. Humor-humornya kerapkali membuat orang lain tertawa cekikikan karena saking lucunya. Melalui humor, Gus Dur tampaknya tak ingin menjadikan hidup selalu kaku dan tegang.

Pernah Gus Dur bercerita, semasa belajar di Mesir, ia mempunyai seorang teman perokok berat. Namanya Yas, asal Nanggroe Aceh Darussalam. Di Mesir, Kamar mereka bersebelahan.

Orang ini, tutur Gus Dur, betul-betul perokok berat. Ke manapun dia pergi, pasti di kantongnya terselip dua bungkus rokok. Yang satu sudah dibuka, satu lagi buat cadangan.

“Bagi dia, ngerokok itu jangan sampai telat, makanya si Yas, selalu bawa dua bungkus,” tutur Gus Dur.

Saking sayangnya Gus Dur pada temannya itu, Gus Dur kerap menasehatinya, “Yas, kamu enggak pernah baca tulisan di majalah bahwa tiap satu batang rokok itu bisa memendekkan umur 30 detik?” kata Gus Dur

Sambil menyulut rokok, Bung Yas menimpali, “Ya, tapi kalau saya enggak merokok, besok saya bisa mati,” timpal Bung Yas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.