ISLAMRAMAH.CO, Akhir-akhir ini Indonesia dilanda bencana alam yang telah memakan banyak korban, seperti gempa bumi di Lombok dan Tsunami di Donggala, Palu Sulawesi Tengah. Bencana itu terjadi lantaran kondisi geografis Indonesia berada dalam wilayah yang rentan terjadi bencana. Meskipun demikian, ada saja sebagian orang yang menganggap bencana alam sebagai laknat Allah terhadap orang-orang yang berdosa.

Menurut Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, bencana terjadi bukan karena dosa manusia, melainkan karena kondisi alam yang bergerak tidak sebagaimana biasanya. Oleh karena itu, jangan sampai menjadikan bencana alam sebagai alasan untuk menghakimi orang lain. Kita sebagai sesemana manusia hendaknya tidak saling menyalahkan, melainkan harus saling mendukung dan memberi bantun baik secara materil maupun secara moril.

Habib Syech menegaskan, kalau ada orang yang menuduh bencana karena perbuatan maksiat manusia, maka sejatinya orang yang berbicara seperti itulah yang menjadi sumber dosa. Maka dari itu, habib Syech memberi pesan agar tidak mudah menyalahkan perilaku orang lain dan tidak mudah menjadikan bencana alam untuk menghakimi orang lain.

“Kita tidak boleh menyalahkan, mari kita dukung perbaikan Palu lebih baik dari sebelumnya. Kalau ada yang mengatakan bencana di Palu karena banyak dosa, justru yang ngomong itu sumber dosa. Jangan menyalahkan Tuhan dan jangan menyalahkan makhluk,” tegas Habib Syech dalam ceramahnya dalam acara Jateng Bershalawat bersama puluhan ribu umat Islam Semarang dan sekitarnya di Masjid Agung, Semarang, Jawa Tengah (16/10).

%d blogger menyukai ini: