ISLAMRAMAH.CO, Islam merupakan agama yang memiliki misi menegakkan kebenaran dan mencegah kebatilan. Di dalam prinsip agama Islam, segala bentuk kebohongan merupakan perbuatan yang tercela dan bertentangan dengan misi ajaran Islam. Oleh karena itu, Islam mengecam perkataan yang tidak sesuai fakta karena bisa menimbulkan fitnah dan perpecahan.

Selaras dengan hal itu, KH Agoes Ali Masyhuri mengingatkan agar menghindari segala perkataan yang tidak benar dan tidak bermanfaat. Setiap perkataan dan perbuatan manusia dan muka bumi ini diketahui Allah Swt dan kelak akan dipertanggungjawabkan. Maka dari itu, sebelum berbicara hendaknya berpikir secara jernih dan menimbang sisi positif maupun negatifnya.

“Jangan bicara kecuali benar dan bermanfaat. Karena setiap kata yang kita ucapkan pasti didengar Allah dan harus dipertanggungjawabkan. Berfikirlah dan menimbang sebelum berbicara,” tutur Kiai Agoes Ali Masyhuri dalam ceramahnya di Progresif.tv yang diunggah melalui akun twitternya (5/10).

Kiai yang juga pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat, Sidoarjo, Jawa Timur itu menambahkan, perkataan yang benar merupakan salah satu perintah yang terdapat di dalam Al-Quran. Tidak mungkin akan ada perkataan yang benar tanpa terlebih dahulu melihat apakah perkataan itu sesuai fakta atau tidak, seraya tidak mengurangi dan menambahkan fakta-fakta itu.

“Islam mengistilahkan kebenaran dalam perkataan sebagai qaulan sadidan. Kebenaran perkataan bisa terjadi karena dua hal. Pertama, apa yang kita ucapkan sesuai dengan kenyataan, tidak menambah dan tidak mengurangi. Kedua, setiap kata memiliki tempat yang tepat dan setiap tempat memiliki kata yang tepat,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: