ISLAMRAMAH.CO, Islam mengajarkan kepada umatnya untuk menjaga nama baik orang lain. Sebaliknya Islam pun mengecam sikap membuka kesalahan atau aib orang lain. Prinsip ini merupakan salah satu pesan yang ditekankan dalam ajaran Islam, karena setiap orang pasti memiliki kesalahan. Oleh karena itu, yang harus dilakukan seorang Muslim adalah menampilkan kebaikan atau keberhasilan orang daripada menjerumuskannya melalui kesalahan-kesalahan orang lain.

Pesan itulah yang disampaikan Habis Syeikh bin Abdul Qadir Assegaf, di hadapan ratusan jamaah yang memadati acara majelis shalawatnya yang diunggah di Youtube. Menurut Habib Syeikh, tidak perlu memberitakan kesalahan-kesalahan orang lain, termasuk kesalahan pemerintah atau pihak-pihak mana pun. Hal itu merupakan tindakan yang dilarang oleh Islam, karena aib dan kesalahan merupakan sesuatu hal yang pernah dilakukan oleh semua manusia.

Habib Syeikh memberi pesan agar menjaga kesalahan orang lain sebagaimana kita menjaga sedemikian rahasia aib-aib atau kesalahan diri sendiri. “Kesalahan sendiri kalian tutup, kesalahan orang lain pun juga harus ditutup. Tidak perlu ada berita tentang kesalahan, yang ada adalah tentang keberhasilan,” jelas Habib Syaikh.

Justru agama Islam menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa menunjukkan prestasi-prestasi. Melalui pemberitaan yang positif, maka secara tidak langsung masyarakat juga diajak untuk bersikap optimisme dalam melihat bangsa ke depan. “Tunjukkan berita keberhasilan setiap saat di negeri ini. Jangan tunjukkan berita kesalahan setiap saat di negeri ini,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: