ISLAMRAMAH.CO, Di era ini, media sosial telah menjadi bagian penting dari hidup setiap orang. Keperluan untuk berkomunikasi seakan tak pernah surut, sehingga pergerakan arus pesan dan informasi terus dilakukan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Media sosial semakin mewarnai kehidupan manusia dan tampak sebagai kebutuhan yang tak bisa ditinggalkan.

Meskipun demikian, media sosial bisa menjadi positif sekaligus negatif. Di satu sisi ia bisa mempermudah komunikasi dan menggali informasi atau pengetahuan. Namun, di sisi lain media sosial bisa memunculkan sisi negatif seperti penyebaran hoaks atau kebencian.

Dalam menyikapi hal itu, KH Mustofa Bisri atau Gus Mus melalui ceramahnya yang diunggah di Youtube, mengingatkan agar setiap pengguna media sosial bisa menampilkan perilaku bijak dan akhlak mulia agar media sosial diwarnai oleh akun-akun yang berakhlak daripada yang menebar fitnah.

Menurut Gus Mus, setiap pengguna media sosial harus menebarkan persaudaraan, dan bukan permusuhan. Persaudaraan itu meliputi persaudaraan antar umat Islam, antar anak bangsa, dan antar umat manusia. Melalui akhlak di media sosial, diharapkan akun-akun yang selama ini kerapkali menebarkan kebencian dan fitnah bisa disaingi melalui akun-akun yang menebar pesan-pesan damai.

“Dakwah di medsos bisa menjadi pembanding ajakan yang akhlakul karimah, menebarkan ukhuwah islamiyah, wathoniyah, dan basyariyah-persaudaraan Islam, bangsa, dan umat manusia. Akun yang baik bisa menyaingi pesan-pesan kemungkaran, yang suka menebarkan fitnah dan provokasi,” tegas Kiai yang dikenal sebagai budayawan itu.

%d blogger menyukai ini: