ISLAMRAMAH.CO, Mustasyar Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Mustofa Bisri atau Gus Mus dalam ceramahnya yang diunggah di akun Youtube menegaskan, wajib bagi umat muslim untuk menjaga kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurut Gus Mus, Indonesia adalah rumah atau tempat tinggal bagi umat Islam dalam mencari nafkah ataupun menjalankan ibadah. Karena itu, tanpa bermacam alasan, menjaga keutuhan dan keamanan rumah sendiri adalah kewajiban.

Dalam pandangan Gus Mus, Indonesia adalah rumah kita. Apabila ada seseorang yang membenci rumahnya sendiri, tentu saja merupakan suatu hal yang aneh. Bagi setiap orang yang berpikir jernih, mencintai Indonesia merupakan suatu keniscayaan karena bagaimana pun juga setiap orang Indonesia lahir dari tanah Indonesia dan juga akan dikubur di tanah Indonesia pula.

“Orang NU itu jangan diajak ngomong kebangsaan, orang NU itu tau nasionalisme atau tidak tau nasionalisme, tentu mencintai Indonesia, karena yang paling sederhana logikanya orang NU orang kiai-kiai desa paling kluthuk itu logikanya sederhana Indonesia ini rumah kita, udara yang kita hirup ini adalah Indonesia, tempat sujud kita adalah Indonesia, kita lahir di Indonesia, nanti mati dikebumikan di Indonesia,” ujar Gus Mus.

Kiai yang mendapat penghargaan Yap Thiam Hien Award 2017 atas dedikasinya dalam perjuangan penegakan Hak Asasi Manusia tersebut merasa heran terhadap sebagian masyarakat yang ingin memecah belah persatuan yang sudah terbangun dalam negara Indonesia. Menurut Gus Mus, masyarakat yang tidak menginginkan adanya persatuan di Indonesia adalah orang yang tidak berakal, karena sama saja ia merusak rumahnya sendiri.

“Kalau orang lain ingin merusak Indonesia masih bisa dimaklumi, tapi kalau orang Indonesia itu aneh bin ajaib itu rumahnya sendiri mau dirusak itu gimana,” pungkas Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Talibin tersebut.

%d blogger menyukai ini: