ISLAMRAMAH.CO, Sebagai makhluk sosial manusia mutlak membutuhkan orang lain untuk berinteraksi dan saling membantu. Tidak ada satupun seseorang yang mampu bertahan hidup tanpa membutuhkan orang lain dan lingkungan sekitar. Dalam konteks bernegara, setiap masyarakat harus menjaga hubungan baik antar sesamanya, baik dalam hal sosial maupun beragama. Hal tersebut dapat dilakukan dengan sikap toleransi, yaitu menghormati dan menghargai orang dan kelompok lain.

Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau yang akrab disapa Mbak Yenny dalam salah satu ceramahnya di YouTube menjelaskan tentang pentingnya membangun toleransi dan meneguhkan prinsip Bhineka Tunggal Ika. Ia menilai, semboyan Bhineka Tunggal Ika di Indonesia menunjukan bahwa masyarakat Indonesia sangat menghargai perbedaan. Salah satu bentuk dari menghargai perbedaan itu adalah dengan menanamkan sikap toleransi kepada beragam kelompok yang berbeda-beda.

“Perbedaan itu sudah menjadi bagian dan menjadi landasan dari bangsa kita, makanya kita memiliki Bhineka Tungal Ika, toleransi tentu harus ada, kalau tidak bagaimana kita mengelola perbedaan itu dengan damai kalau tidak ada sikap toleransi,” ujar Mbak Yenny.

Perempuan yang juga dikenal sebagai pegiat toleransi itu mengingatkan, negara yang kuat tidak cukup mengandalkan toleransi saja, melainkan juga membutuhkan sebuah konstruksi hukum yang adil. Yaitu hukum yang tidak memilih orang atau pihak tertentu, akan tetapi hukum yang objektif yang memihak pada yang lemah dan menegakkan keadilan bagi siapapun.

“Tapi ketika hukum takut kepada preman-preman atau kelompok sektarian, yang menggunakan atribut massa besar dan melakukan kerusakan tapi tidak ada tindakan kepada mereka itu memberikan sinyal bahwa Negara lemah,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: