ISLAMRAMAH.CO, Dunia, termasuk Indonesia tengah mengalami musibah dan ujian yang cukup berat, yakni penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19. Berdasarkan laporan resmi gugus tugas penangan Covid-19 terakhir, sudah ada ribuan kasus positif Corona di Indonesia. Banyak sektor terdampak secara signifikan, termasuk sektor pendidikan, bisnis, sampai perekonomian masyarakat.

Dalam menghadapi masa sulit tersebut, ikatan solidaritas antarsesama diyakini menjadi kekuatan seluruh elemen bangsa melawan virus tersebut. Masyarakat, pemerintah dan seluruh elemen bangsa diminta untuk tidak saling menyalahkan dan tidak menebar rasa curiga karena hal itu hanya akan memperunyam keadaan.

Melalui spirit solidaritas tersebut, ulama kharismatik asal Pekalongan Habib Luthfi bin Yahya mengajak seluruh komponen bangsa untuk merenungi musibah wabah ini dan memperkuat persatuan antar anak bangsa. Menurut Habib Luthfi, jika dahulu masyarakat disibukkan dengan riuhnya politik yang menyebabkan ketegangan bahkan perpecahan, maka melalui virus ini Allah punya cara menegur hambanya agar bersatu dan saling membantu di tengah kesusahan.

“Jangan sampai adanya Corona ini menjadi sebab pemisah antara kita. Yang tadinya hatinya polos semakin timbul su’udzon, muncul prasangka buruk antarsesama anak bangsa,” tegas Habib Luthfi dalam Pengajian Kliwonan di Kanzus Shalawat Kota Pekalongan, Jawa Tengah Jumat (20/3) seperti dilansir dari akun nu.or.id

Lebih lanjut, Habib Luthfi meminta seluruh masyarakat menaati pemerintah yang sudah bekerja keras menangani wabah ini. Himbauan seperti penggunaan masker, cuci tangan, dan pembatasan sosial harus dijalankan sepenuh hati dibarengi dengan doa-doa dan shalawat sesering mungkin. Menurutnya, jika semua masyarakat memiliki solidaritas tersebut, mata rantai penularan virus tersebut atas kehendak Allah akan terhenti.

Ia berharap NKRI akan kembali seperti keadaan biasanya. Ia pun meminta masyarakat agar tidak memberikan panggung terhadap kelompok yang ingin memecah belah persatuan NKRI melalui wabah corona ini. “Ayo, tetap jaga persatuan dan kesatuan, bukan sebab Corona. Tetap ikhtiar, jangan takut Corona melebihi ketakutan pada Allah Ta’ala,” tegas pemimpin ulama Sufi sedunia itu.