Takut pada Virus Jangan Melebihi Ketakutan pada Allah

ISLAMRAMAH.CO, Masyarakat tengah dilanda kekhawatiran akan penyebaran virus Corona atau Covid 19. Meskipun demikian, ketakutan terhadap virus Corona jangan sampai mengalahkan ketakutan kepada Allah SWT. Allah sebagai Tuhan Semesta Alam, termasuk pencipta dari seluruh makhluk di muka bumi ini, adalah Tuhan yang harus lebih ditakuti. Umat manusia di muka bumi ini begitu banyak kesalahan dan kekhilafan, maka munculnya musibah wabah ini, harus menjadi momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Demikian pesan yang disampaikan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar sebelum hadir pada puncak resepsi hari lahir ke-97 NU di parkir utara kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, jalan Masjid al-Akbar Timur No 9 Surabaya. “Kalau ada anjuran dari pemerintah untuk membatasi jabat tangan, maka silakan hal itu diikuti untuk menghindari mudarat,” kata Pengasuh Pesantren Misfahussunnah, Kota Surabaya tersebut.

Kiai Miftah mengingatkan masyarakat bahwa yang harus lebih ditakuti adalah pertanggungjawaban kita kelak di akhirat kepada Allah SWT. Ia menekankan agar ketakutan kepada virus tidak lebih besar terhadap ketakutan kepada Allah SWT. “Yang justru penting kita harus takut kepada Allah. Jangan sampai ketakutan terhadap penyebaran virus ternyata tidak sebanding dengan ketakutan kepada-Nya,” ujar Kiai Miftah.

Menurut Kiai Miftah, setiap hari umat manusia telah mendapatkan nikmat dan anugerah luar biasa dari Allah SWT. Nikmat-nikmat tersebut harus disyukuri dan jangan sampai lantaran musibah yang ada kita melupakan nikmat-nikmat Allah tersebut. “Padahal kita telah menerima milyaran nikmat, sehingga melupakan kebaikan yang sudah ada,” pungkas Kiai Miftah.

Comments
Loading...