Doa Mohon Petunjuk Kebenaran

ISLAMRAMAH.CO, Taka ada Yang Maha Benar selain Allah Swt. Manusia di muka bumi ini sesungguhnya masih dalam tahap pencarian akan kebenaran sejati. Boleh jadi suatu perkara menjadi benar dalam kelompok tertentu, namun boleh jadi dalam perspektif kelompok lain perkara tersebut ternyata salah alias kurang tepat. Begitu juga sebaliknya. Hal demikian bukanlah seolah-olah terjadi pertentangan antara satu kebenaran dengan kebenaran lainnya, melainkan kebenaran akan selalu dinamis sesuai dengan konteks situasi dan dimensi waktu dan tempat pula.

Sebagai contoh, dalam Islam terjadi banyak penafsiran atas ayat-ayat Al-Quran, sehingga penafsiran tersebut berpengaruh terhadap aturan hukum di tempat tertentu, bahkan tak jarang bertolak belakang pada aturan hukum di tempat lainnya. Imam Syafii dikenal sebagai ulama yang memiliki qaul qadim (fatwa lama) dan qaul jadid (fatwa baru). Dalam fatwa tersebut seolah-olah terjadi kontradiski antara fatwa awal dan fatwa akhir. Padahal itu terjadi dalam konteks perbedaan wilayah atau tempat ketika Imam Syafii berada.

Imam Syafii ketika berada di Mesir, memberikan fatwa sesuai konteks kebutuhan zaman dan tempat di Mesir ketika itu. Sebaliknya Imam Syafii ketika berada di Baghdad, Irak, juga memberikan fatwa kontekstual dengan kondisi Irak ketika itu. Sehingga perbedaan itu bukanlah bertentangan, melainkan saling mengisi atas kekurangan masing-masing sesuai kebutuhan konteksnya. Oleh karena itu, setiap Muslim hendaknya tidak merasa paling benar dengan yang lain, karena barometer dari kedalaman wawasan seorang Muslim adalah ketika ia bersikap toleran atas beragam perbedaan yang ada.

Bahkan dalam setiap bacaan Shalat, setiap Muslim akan membaca salah satu ayat dalam surat Al-Baqarah yang maknanya kurang lebih, Tunjukkanlah Kami ke jalan yang lurus. Artinya, setiap manusia masih dalam tahap pencarian akan keberan hakiki. Kendati demikian, sebagaimana diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib, Rasulullah senantiasa membaca doa di bawah ini untuk meminta kepada Allah Swt agar senantiasa membimbing umat ke jalan yang benar. Dari Ali r.a ia berkata, Rasulullah Saw bersabda:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالسَّدَادَ

Artinya: “Ya Allah, berikanlah petunjuk kepadaku, dan tunjukkanlah kepadaku jalan yang benar”

(HR. Muslim)

Sumber: Kitab Al-Adzkar Imam An-Nawawi, hlm. 335

Comments
Loading...