Gus Mus: Tak Perlu Berlebihan Dalam Hal Apapun

ISLAMRAMAH.CO, Setiap perbuatan ataupun perkataan tidak perlu dilakukan dengan berlebihan. Sebab, apa-apa yang dilakukan secara berlebihan, bisa berpotensi melupakan identitas kepribadian seseorang. Sikap moderat atau sedang-sedang saja, harus menjadi prinsip dalam hidup, terlebih bagi umat Islam, dalam beragama hendaknya meneguhkan sikap moderat dan tidak berlebihan.

Pesan itulah yang disampaikan Mustasyar PBNU, KH Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus saat memberikan taushiyah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekligus Haul KH Ahmad Thoyfoer dan Ny Hj Muhimmah Thoyfoer di Pesantren Al Hamidiyyah Lasem, Rembang, Rabu, (30/10). Gus Mus mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan dalam segala hal agar terhindar dari berbagai kemudaratan. “Jangan pernah berlebihan dalam segala hal, supaya terhindar dari penyesalan dan kekecewaan yang mendalam,” ujar Gus Mus.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang Jawa Tengah tersebut juga menegaskan terutama kepada par santri agar senantiasa memilih sikap tengah-tengah, tidak cenderung ekstrem kanan maupun kiri. Hal itu menurut Gus Mus untuk menjaga identitas seorang santri yang mengedepankan prinsip moderat (tawasut) dan seimbang (tawazun). “Jika itu dilakukan, maka akan dikhawatirkan hilan identitas santrinya dan menjadi lupa diri,” jelasnya.

Selain itu, sikap tidak berlebihan Gus Mus juga berlaku dalam dunia politik. Ia berpesan kepada para santri agar tetap menjadi santri moderat meskipun nanti ditakdirkan menjadi seorang pejabat atau pemimpin. “Jangan berlebihan dalam segala hal, termasuk dalam dunia politik. Hal itu sebagai upaya kita agar tidak lupa diri dengan identitas kita sebenarnya. Jika para santri suatu saat ditakdirkan sebagai pejabat, maka jangan berlebihan untuk menggelutinya,” pungkasnya. 

Comments
Loading...