Gus Ishom: Hoaks Mengundang Fitnah dan Permusuhan

ISLAMRAMAH.CO, Gempuran informasi di media sosial begitu deras mengalir, bahkan sampai ke berbagai pelosok Tanah Air. Semua informasi yang ada tidak selalu menyampaikan tentang kebenaran dan fakta-fakta dari sebuah kejadian. Ada pula sebagian informasi yang sengaja disebar untuk menyampaikan kebohonga publik dan semata mengelabuhi masyarakat terhadap sebuah propaganda. Hal itu tentang sangat berbahay bagi kelangsungan pengguna media sosial, bahkan bila tidak disikapi secara bijaksana dapat menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat.

Oleh sebab itu, Kiai Ishomuddin atau akrab disapa Gus Ishom meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru menelan informasi. Sebelum meyakini kebenaran informasi tersebut menurut Gus Ishom, kita hendaknya bersikap kritis dengan cara menelusuri kebenaran informasi itu. Jika tidak bisa dipastikan kebenarannya, sebaiknya kita tidak menebar informasi apapun. “Jangan terburu-buru memercayai berita yang tidak jelas kebenarannya. Bersikaplah kritis terhadapnya dengan membiasakan tabayyuncrosscheck, atau klarifikasi,” ungkapnya, Kamis (26/9).

Selain itu, Gus Ishom juga mengingatkan masyarakat agar menghindari sikap su’udzan, atau buruk sangka terhadap orang atau pihak lain. “Jangan mudah berburuk sangka kepada siapa saja karena sebagian buruk sangka itu perbuatan dosa. Jangan mengikuti hawa nafsu untuk suka bermusuhan dan membenci saat tidak setuju dengan pihak lain,” tambahnya tentang kiat yang ia unggah di akun Facebooknya.

Gus Ishom menyayangkan sebagian perilaku orang yang kerapkali membicarakan apa yang ia sedikit tahu tentang permaslaahan itu. Sebaiknya menurut Gus Ishom, kita tidak membicarakan apa-apa yang kita tidak ketahui. “Celakanya, banyak orang yang membicarakan apa saja yang ia dengar. Bahkan, tanpa sempat meneliti benar atau tidak apa yang didengarnya. Akibatnya, terjadilah kegaduhan, fitnah, saling permusuhan dan bahaya-bahaya yang lain,” pungkasnya.

Comments
Loading...