ISLAMRAMAH.CO, Di era ini, media sosial (medsos) menjadi kebutuhan hidup hampir setiap orang. Kecepatan informasi dan pengetahuan bisa ditemukan di dalam medsos. Meskipun demikian, medsos tidak selamanya memiliki dampak positif bagi masyarakat. Medsos bisa berdampak negatif ketika informasi yang disebarkan ternyata tidak sesuai fakta dan kebenaran. Terlebih maraknya ujaran kebencian dan debat kusir yang tak berkesudahan menambah dampak buruk dari medsos itu sendiri.

Menyikapi hal itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak masyarakat untuk menebar pencerahan di medsos. Hal itu penting, karena medsos adalah media untuk saling menebar kebaikan.  “Mari kita melakukan pencerahan dalam bermedsos, sebagai bagian dari uswah hasanah,” ujarnya  dalam acara silaturahmi syawalan keluarga besar Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Senin (17/6), seperti dilansir situs resmi Muhammadiyah.

Haedar mengingatkan agar masyarakat dapat berkontribusi untuk kemajuan dan keunggulan Indonesia. Selain itu, komitmen dianggap menjadi kebutuhan setiap individu untuk mencapai peradaban yang unggul. “Memiliki komitmen kuat untuk selalu berkontribusi dalam menciptakan keunggulan dan kemajuan,” tuturnya.

Haedar juga menambahkan bahwa kepentingan sesaat hendaknya tidak menjadi tujuan dari segala-galanya. Jauh yang lebih penting dari kepentingan adalah rasa ikhlas demi menggapai Rida Allah, Tuhan Yang Maha Esa. “Spirit ikhlas merupakan bagian dari pencerahan. Orang ikhlas itu akan melepaskan diri dari kepentingan diri sendiri dan fokus dalam mencari ridho Allah SWT,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: