Habib Syech: Umat Rasulullah Mebebar Perdamaian, Bukan Kebencian

ISLAMRAMAH.CO, Perbuatan dan perkataan yang bisa menimbulkan permusuhan antar sesama umat manusia sangat bertentangan dengan ajaran luhur agama Islam. Nabi Muhammad sebagai utusan Allah Swt hadir di muka bumi untuk menebarkan nilai-nilai Islam yang bermakna kedamaian, ketenangan, ketaatan, dan kenyamanan. Karena itu, seseorang atau kelompok yang kerapkali menebarkan permusuhan dan kebencian tidak hanya bertentangan dengan ajaran Islam, tetapi juga tidak sesuai dengan akhlak Nabi Muhammad.

Pesan itulah yang disampaikan Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Habib Syech bin Abdul Qadir As-Segaf dalam salah satu ceramahnya yang diunggah di Channel Youtube pada acara silaturrahim warga di Gedung Bustanul Asyiqin, Solo, Jawa Tengah. Menurutnya, segala sikap dan perbuatan yang menimbulkan keruskaan dan kekerasan merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan oleh agama.

Menurut Habib Syech, menyebarkan kebencian dan ketakutakan kepada orang lain atas nama agama adalah perbuatan tercela dan menyalahi ajaran agama itu sendiri. Tidak ada satu pun alas an yang membenarkan untuk membuat kerusakan di muka bumi ini. “Jangan menyebarkan kebencian dan ketakutan melalui kekerasan dan teror, dengan alasan ingin masuk surga,” ujarnya.

Tokoh berpengaruh yang dikenal karena lantunan-lantunan shalawatnya tersebut mengingatkan agar umat Islam, khususnya senantiasa menebarkan kedamaian bagi orang lain sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.  Menurutnya, Nabi senantiasa menebarkan kegembiraan terhadap orang lain yang ia temui, di mana pun dan kapan pun berada, Nabi senantiasa menebarkan kebahagiaan, bukan kebencian apalagi permusuhan.

“Jadilah umat Nabi Muhammad yang menebarkan kasih sayang, kedamaian dan kebaikan di tengah-tengah umat manusia. Sebagaimana Rasul di Hari Raya menyebarkan kegembiraan dan kebahagiaan di kalangan anak yatim, janda dan kaum dhuafa. Mari di mana pun kita berada bisa menyebarkan kebaikan, “ pungkasnya.

Comments
Loading...