Nabi Muhammad Tidak Pernah Memamerkan Apa Yang Dimiliki

ISLAMRAMAH.CO, Momentum Maulid Nabi Muhammad Saw menjadi pengingat akan perjuangan Nabi dalam membangun peradaban yang ber-akhlakul karimah. Nabi tercatat sebagai teladan bagi sebagian besar umat manusia di dunia ini karena mampu menampilkan pribadi yang memenuhi syarat untuk menjadi insan kamil atau manusia yang sempurna. Dalam perayaan Maulid Nabi tahun ini, masyarakat dan umat Islam khususnya, diminta untuk meneladani Nabi dari segala sifat dan perilakunya.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi KH Zamakhsyari, Abdul Majid menjelaskan bahwa Nabi Muhammad mengedepankan kejujuran dalam setiap kepemimpinan yang diembannya. “Nabi Muhammad dalam berkeluarga, bermasyarakat, bernegara, selalu mengedepankan kejujuran, kebenaran, dan keadilan. Beliau menjadi teladan karena mampu bertanggung jawab terhadap tugas-tugas keorganisasian dengan penataan dan manajemen yang baik,” katanya, Selasa (20/11).

Menurutnya, Nabi memiliki kepemimpinan yang berintegritas karena dalam kepribadiannya terdapat sikap-sikap luhur seperti jujur, amanah, transparan, dan cerdas. “Karena gaya kepemimpinan nabi itu memenuhi nilai-nilai manajemen dan leadership yang berintegritas. Didasari dengan integrity, accountability, transparansi, dan kompetensi. Atau disebut dengan shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah,” tegasnya.

Selain itu, menurutnya Nabi merupakan pribadi yang menyayangi setiap umat manusia tanpa pandang bulu, sekalipun terhadap umat agama lain. Dan yang paling penting, Nabi Muhammad mencerminkan seorang yang rendah hati, tidak mengumbar dan memamerkan hal-hal yang ia miliki.

“Nabi Muhammad itu penyayang kepada semua umat manusia. Bahkan kepada yang bukan umat Islam sekalipun. Selain itu, Nabi juga memiliki sikap tawadhu’ atau rendah hati. Artinya tidak mudah memamerkan apa yang dimiliki,” pungkasnya.

Comments
Loading...