Ngaji Maraqi Al-‘Ubudiyah: Menjaga Lisan (Bagian 1)

ISLAMRAMAH.CO, Lisan diciptakan untuk memperbanyak zikir kepada Allah, membaca al-Quran, membimbing manusia untuk menempuh jalan yang ditempu Rasulullah dan para sahabatNya, serta mengungkapkan isi hati dalam memenuhi urusan agama serta mencukupi kebutuhan dunia. Apabila dalam menggunakan lisanmu tidak sesuai dengan fungsi dan tujuan penciptaannya, maka engkau telah mengingkari nikmat Allah dan mendurhakai perintahNya. Lisanmu adalah anggota tubuhmu yang paling tajam, bahkan paling tajam dibandingkan semua makhluk ciptaanNya.

Seorang penyair berkata: Jagalah lisanmu dan berlindunglah dari kejahatannya, sesungguhnya lisan itu adalah musuh yang mematikan, dan timbanglah bila engkau mengucapkan perkataan di suatu tempat perkumpulan, dengan timbangan yang menampakkan kebenaran.

Di antara do’a Nabi Daud as. adalah: “Ya Allah, aku memohon kepadaMu empat perkara dan berlindung kepadaMu dari empat perkara; aku mohon kepadaMu lisan yang berzikir, hati yang bersyukur, jiwa yang sabar, dan istri yang membantuku dalam urusan dunia dan akhirat; dan aku berlindung kepadaMu dari anak yang mendurhakaiku, dan istri yang membuat rambutku berubah sebelum waktunya, dari harta yang menjadi siksaan dan bencana bagiku, dan dari telinga yang bila melihat kebaikan dariku ia menyembunyikannya dan bila melihat keburukanku ia menyebarkannya.”

Perlu dipahami, sebagian besar dosan yang menjerumuskan manusia ke dalam neraka adalah yang dilakukan lisan mereka, seperti berdusta, menuduh orang lain berzina tanpa bukti, suka memaki orang lain, memfitnah, menggunjing, dan lain sebagainya. Imam Syafii berkata: Jagalah lisanmu wahai manusia, jangan sampai ia menyengatmu, karena sesungguhnya ia adalah ular berbisa, banyak orang terbunuh karena lisannya, padahal banyak pemberani takut bertemu dengannya.

Comments
Loading...