Ngaji Maraqi Al-‘Ubudiyah: Menjaga Telinga (Bagian 1)

ISLAMRAMAH.CO, Jagalah telinga dari mendengarkan gunjingan, perkataan keji, menyebarkan rahasia suami-istri (seperti menceritakan hubungan intim mereka), pembicaraan penuh dusta, dan menyebarkan keburukan orang lain. Sesungguhnya telinga diciptakan untuk mendengarkan al-Quran, sunah Rasulullah, dan hikmah para wali-Nya. Maka, pergunakanlah kedua telingamu untuk mendapatkan ilmu yang bisa membawamu mencapai kedudukan mulia di sisi Allah.

Apabila telingamu kau gunakan untuk mendengarkan berbagai kemungkaran, maka telinga yang seharusnya berguna akan berubah menjadi malapetaka. Begitu juga yang seharusnya menjadi penyebab keberuntunganmu akan berubah menjadi penyebab kebinasaanmu selama engkau belum bertobat, dan inilah puncak kerugian.

Janganlah mengira bahwa dosa itu hanya menimpa orang-orang yang membicarakannya saja, tetapi dosa juga menimpa orang yang mendengarkannya. Dalam salah satu hadis disebutkan bahwa orang yang ikut mendengarkan pembicaraan keji, akan menanggung dosa bersama orang yang membicarakannya karena ia menjadi salah satu dari kedua orang yang menggunjing. Dengan struktur al-Bahar al-Mutaqarib, seorang penyair berkata:

Jagalah pendengaranmu dari perkataan buruk, seperti engkau menjaga lisanmu dari perkataan buruk, karena ketika engkau mendengarkan perkataan buruk, engkau ikut berdosa bersama orang yang mengatakannya, waspadalah..

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.