ISLAMRAMAH.CO, Perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan bangsa ke depan. Selain memiliki sikap dan perilaku yang lembut, perempuan juga bisa menjadi simbol kasih dan perdamaian di Indonesia. Melalui perempuan, berbagai permasalahan menyangkut ekonomi, politik, sampai kebudayaan, diharapkan bisa diselesaikan dengan karakter yang unik, yaitu spirit kebersamaan dan kasih sayang.

Selaras dengan hal itu, Presiden Jokowi menyampaikan, perempuan memiliki karakter yang unik, yang memiliki memiliki keteguhan dalam pendirian serta pantang mundur. Karena itulah Presiden mengangkat menteri banyak dari kalangan perempuan.

“Contohnya, saat ini ada sembilan menteri perempuan dengan karakter yang berbeda-beda. Ada yang lembut, ada yang progresif ada yang teguh pendiriannya pantang mundur,” kata presiden pada pembukaan The International Young Moslem Women Forum (IYMWF), (24/10).

Sementara itu, Ketua Umum Fatayat NU, Anggia Ermarini menyatakan acara yang digelar selama lima hari kedepan ini bertujuan untuk membentuk poros perempuan global. Perempuan diharapkan bisa membentuk poros baru untuk menyampaikan nilai-nilai perdamaian. “Poros ini gak sekedar poros tetapi menjadi media perempuan untuk bersuara tentang perdamaian,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Fatayat Nahdlatul Ulama menggelar acara bertajuk The International Young Moslem Women Forum (IYMWF) di Jakarta. Acara yang dibuka oleh presiden Jokowi ini dihadiri oleh ratusan peserta dari dalam dan luar negeri.

%d blogger menyukai ini: