ISLAMRAMAH.CO, Perkembangan tekhnologi telah memengaruhi secara signifikan cara orang beragama dalam beberapa tahun terakhir. Dalam soal ibadah misalnya, orang kini dengan mudah membaca al-Quran yang terdapat dalam gadget masing-masing. Tak perlu membuka Al-Quran secara fisik yang berupa kertas-kertas tertentu, kini orang dengan mudah bisa menunaikan ibadah agama melalui perkembangan teknologi yang terwujud dalam smartphone.

Menyikapi hal itu, pakar tafsir terkemuka asal Indonesia, Prof Dr Quraish Shihab mengatakan, tidak masalah membaca al-Quran di Handphone masing-masing, asalkan tulisan Al-Quran dalam aplikasi smartphone itu benar. Kita tidak bisa memungkiri kemajuan tekhnologi yang makin canggih. Dahulu, menurut Prof Quraish, umat Islam pun membaca Al-Quran tidak sebagaimana Al-Quran yang telah dicetak menggunakan kertas.

“Waktu disuruh tulis pertama kali, (Al-Quran) tidak pakai baris. Berkembang diberi baris. Berkembang diperindah,” kata Prof Quraish Shihab dalam sebuah video yang diunggah dalam akun Youtube Najwa Shihab, Senin (22/10).

Pendiri Pusat Studi Al-Quran itu menjelaskan, membaca atau mendengarkan Al-Quran tidak masalah menggunakan alat bantu apapun, asalkan bacaan Al-Quran itu benar. Kita bisa membaca atau mendengar al-Quran melalui kaset, handphone, ataupun speaker. “Semua itu selama bacaannya benar, maka tidak dipermasalahkan apakah melalui kaset mendengarnya, melalui hp dan sebagainya. Saya kira sama saja,” jelasnya.

Begitu halnya dengan menulis Al-Quran dengan aksara selain Arab juga boleh, selama bacaannya benar. “Maka menulis (Al-Quran) dengan aksara Bugis pun boleh, selama bacaannya benar. Menulis dengan aksara China boleh. Menulis dengan aksara Arab boleh,” paparnya.

%d blogger menyukai ini: