ISLAMRAMAH.CO, Bulan September merupakan bulan yang menandakan usainya sebuah peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang biasa diperingati setiap bulan Agustus. Sebagaimana biasa, setiap bulan Agustus masyarakat Indonesia memperingati hari kemerdekaan bangsa dan negaranya melalui beragam kegiatan maupun upacara. Di bulan Agustus pula semarak mengibarkan bendera merah-putih begitu meriah dan antusiasme masyakarat begitu kuat.

Bahkan di setiap dusun, desa, kecamatan hingga kabupaten atau kota di Indonesia, segala bentuk pernak-pernik merah-putih bisa dengan mudah ditemui baik di instansi negara maupun di lingkungan masyarakat umum. Meskipun demikian, setelah perayaan hari kemerdekaan berakhir, masyarakat diimbau tidak mencampakkan bendera merah putih begitu saja.

Harapan semacam itu juga disampaikan oleh Rais ‘Amm Jam’iyyah Ahlu Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyah, Habib Luthfi bin Yahya dalam ceramahnya di Youtube. Menurut Habib Luthfi, bendera merah-putih merupakan simbol kehormatan bangsa. Oleh karena itu masyarakat jangan sampai melempar begitu saja bendera merah-putih begitu peringatan kemerdekaan telah usai.

“Saya salut banyak bendera Merah-Putih. Tapi nanti tolong setelah selesai, jangan pernah ditumpuk atau dilempar ke tanah. Kayunya silahkan ditumpuk di tanah, kalau benderanya disampirkan dibahu baru ditata yang rapi,” ujar tokoh yang juga mursyid thariqah itu.

%d blogger menyukai ini: