ISLAMRAMAH.CO, KH Agoes Ali Masyhuri, tokoh kiai besar Nahdlatul Ulama Jawa Timur, mengingatkan agar setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan, umat Muslim harus bersyukur dan mengagungkan nama Allah SWT dengan bertakbir. Menurutnya, perjalanan hidup seorang muslim berjalan terus dari takbir ke syukur, yaitu senantiasa mengagungkan nama Allah dan mengecilkan apapun selain Allah.

“Setelah menunaikan ibadah puasa kita diperintahkan mengagungkan Allah dan bersyukur kepadaNya,” jelas Kiai Ali dalam salah satu ceramahnya yang diunggah di Youtube, di depan ribuan jamaah Masjid Akbar Surabaya.

Kiai yang juga pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat, Sidoarjo itu menegaskan, Takbir adalah kalimat untuk mengagungkan nama Allah, dan dalam keadaan yang sama juga mengecilkan apapun selain Allah. Menurutnya, selama bulan ramadhan, seorang muslim yang membaca al-Quran adalah suatu sikap untuk mengecilkan kalam-kalam (pembicaraan) manusia, dan mendirikan shalat malam merupakan sikap mengecilkan seluruh urusan dunia.

“Ketika kita membaca al-Quran kita mengecilkan seluruh pembicaraan manusia, dan hanya mengagungkan kalamullah, ketika kita berdiri sholat malam di bulan Ramadhan, kita kecilkan seluruh urusan dunia ini, dan hanya mengagungkan kalamullah,” tegas Kiai yang akrab disapa Gus Ali itu.

Gus Ali juga menambahkan, bahwa sejatinya dalam seluruh rangkaian ibadah seorang muslim merupakan takbir. Semua itu dalam rangka mengecilkan apapun selain Allah yang Maha Tinggi. “Seluruh ibadah kita adalah takbir, seluruh ibadah kita dimaksudkan untuk mengecilkan apapun selain Allah yang Maha Tinggi,” pungkas Gus Ali.

%d blogger menyukai ini: