ISLAMRAMAH.CO, Bulan ramadhan adalah bulan rahmat Allah SWT di mana pintu ampunan dibuka selebar-lebarnya bagi hamba-hambaNya yang tulus melaksanakan ibadah puasa. Bahkan Allah SWT berjanji akan mengampuni dosa hamba-hambaNya apabila tulus melaksakan puasa dengan landasan iman dan ihtisaban (perhitungan).

Pesan tersebut disampaikan oleh Emha Ainun Najib atau dikenal Cak Nun dalam salah satu ceramahnya di Youtube. Cak Nun menilai, puasa ramadhan dapat meleburkan dosa-dosa yang telah dilakukan umat Islam selama hidupnya. Dengan demikian, subtansi puasa tidak hanya sekedar menahan haus dan lapar saja, melainkan peleburan dosa-dosa yang telah berlalu.

“Semua ustadz, semua kiai, semua umat Islam sudah pernah mengucapkan dan mendengarkan bahwa kalau kita menjalani puasa ramadhan, maka seluruh dosa-dosa kita sebelumnya akan diampuni oleh Allah dengan landasan iman dan ihtisaban,” ujar Cak Nun

Cak Nun menambahkan, konsep ihtisaban adalah menghitung dan mengintrospeksi diri selama berpuasa tentang kesalahan-kesalahan yang mungkin dilakukan dalam kehidupan Muslim sebelumnya. Dengan berpuasa, maka kesalahan-kesalahan itu semestinya diminimalisir dan diubah menjadi perbuatan yang lebih baik dari untuk masa depan.

Menurut Cak Nun, apabila seorang Muslim sudah dapat mengaplikasikan konsep ihtisaban dengan baik, maka orang tersebut tergolong sebagai orang yang bertaubat nasuha. Dan bagi orang yang bertaubat nasuha pasti semua dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT.

”Kalau ihtisaban atau perhitungan hidup ini benar-benar kita lakukan selama berpuasa, sehingga selesai berpuasa kita menjalankan sesuatu yang baru, itu namanya taubat nasuha dan orang yang bertaubat nasuha pasti diampuni semua dosa-dosanya”. Pungkas budayawan itu.

%d blogger menyukai ini: