ISLAMRAMAH.CO, Perbedaan merupakan sunnatullah, atau kehendak Allah SWT untuk semua makhluk-makhlukNya. Seandainya Allah menghendaki, boleh jadi kita bisa menjadi hanya satu ummat saja. Namun demikian, faktanya Allah menghendaki keberagaman, tentu saja itu semua dalam rangka menguji keimanan manusia dan merupakan pesan eksplisit agar manusia senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan.

Pesan itu disampaikan pakar tafsir terkemuka, Prof Dr Quraish Shihab dalam ceramahnya di Istiqlal yang diunggah di Youtube. Menurut Quraish Shihab, keberagaman yang ada merupakan bukti bahwa Islam sejatinya tidak melarang berkelompok dan berbeda, namun yang dilarang oleh Islam adalah berkelompok dan berselisih.

“Islam tidak melarang berkelompok dan berbeda yang dilarangnya adalah berkelompok dan berselisih,” ujar pendiri Pusat Studi Al-Quran itu.

Menurut Prof Quraish Shihab, jangan sampai kita tidak berlaku adil terhadap kelompok yang berbeda dan hanya cenderung memihak kelompok sendiri. Sikap yang berlebih, baik membenci maupun mencintai dapat berpotensi melahirkan sikap yang tidak adil di dalam diri setiap manusia. Karena itu Islam pun mengajarkan bersikap adil, berbuat baik, bahkan memberi sebagian harta kita sekalipun kepada umat agama lain.

“Allah tidak melarang kamu berlaku adil, memberi sebagian hartamu kepada siapapun walaupun kepada non-muslim, selama mereka tidak memerangi kamu di dalam agamamu, dan mengusir kamu dari Tanah Airmu,” pungkas ulama lulusan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir itu.

%d blogger menyukai ini: