ISLAMRAMAH.CO, Keberagaman merupakan rahmat dan anugerah yang diberikan Allah SWT kepada bangsa Indonesia. Betapa tidak, ada sekian banyak suku, bahasa, budaya bahkan agama di Tanah Indonesia. Namun demikian, perbedaan itu bukan malah menjadi perpecahan, justru menjadi kekuatan untuk merajut persatuan yang kokoh di antara elemen bangsa karena kita menyepakati Bhineka Tunggal Ika, bersatu dalam keberagaman.

Menurut Pakar Tafsir terkemuka Indonesia, Prof Dr Quraish Shihab, anugerah luar biasa yang dikehendaki Allah SWT ini harus kita jaga. Meskipun berbeda dalam banyak hal, seperti perbedaan mazhab, agama bahkan pandangan politik yang berbeda, namun sejatinya kita semua berketuhanan yang Maha Esa, yang telah kita sepakati bersama dan termaktub di dalam sila pertama dalam Pancasila. Pemeluk agama-agama di Indonesia pun meyakini Tuhan yang Maha Esa.

“Kita ini hidup bersama, bersama sebagai umat Isam dan sebagai bangsa. Kendati mazhab, agama dan pandangan politik kita beda, kita semua berketuhanan yang Maha Esa,” ujar Quraish Shihab dalam sebuah video ceramahnya di Masjid Istiqlal.

Ulama yang juga pendiri Pusat Studi Al-Quran tersebut menambahkan, sudah tidak relevan memperdebatkan keberadaan Pancasila dalam sudut pandang agama. Sejak pertama kali Indonesia merdeka, para pendiri bangsa termasuk para ulama telah bersepakat bahwa Indonesia Bhineka Tunggal Ika. Karena itu mempersoalkan Pancasila sama halnya mempersoalkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Kita semua satu bangsa, satu bahasa, dan satu Tanah Air, dan kita semua telah bersepakat untuk berbhineka tunggal ika,” pungkas Ulama luluasan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir itu.

%d blogger menyukai ini: