Dalam hidup, setiap orang pasti pernah mengalami keadaan darurat yang jalan keluarnya adalah berhutang. Namun demikian, permasalahan hutang yang tak kunjung terbayar kadangkala membuat orang jadi loyo dan hidup menjadi begitu berat.

Pernah diriwayatkan bahwa suatu ketika seorang sahabat mengadu kepada Rasulullah SAW tentang tanggungan hutang yang dideritanya. Lalu Rasulullah menanggapinya “Kenapa tidak amalkan Sayyidul Istighfar?” Rasulullah kemudian menganjurkan seorang sahabatnya untuk membaca tashbih berikut ini pada saat antara terbit fajar dan shalat Shubuh.

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ العَظِيْمِ أَسْتَغْفِرُ اللهَ مِئَةَ مَرَّةٍ

Subhânallâhi wa bi hamdih, subhânallâhil ‘azhîm, astaghfirullâh 100 kali.

Artinya, “’Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya. Mahasuci Allah yang Maha Agung. Aku memohon ampun kepada Allah,’ 100 kali.”

 

%d blogger menyukai ini: