Ledakan mahadahsyat yang terjadi di Marfa’, Beirut, Lebanon menjadi perbincangan netizen di seantero dunia. Ledakan yang masih terus diinvestigasi melalui komite pencari fakta ini merupakan peristiwa yang di dalamnya menimbulkan misteri. Ia di permukaan sebagai tragedi kemanusiaan, tetapi di tengah gejolak politik yang menghiasi Lebanon dalam setahun terakhir dan tahun-tahun lampau, tentu bukan hal yang biasa.

Laporan sementara, ledakan berasal dari gudang penyimpanan amonium nitrat yang mencapai 2.750 ton atau setara 1.000 bom. Cuaca yang panas dan keteledoran pihak pengelola gudang di kawasan pelabuhan itu menyebabkan bahan kimia tersebut tersulut api, terbakar, hingga menyebabkan ledakan besar yang terdengar hingga radius 180 km. Konon, dampak kehancurannya dapat dirasakan hingga radius 5 km.

Dari video yang viral di media sosial, kita dapat merasakan betapa mengerikannya ledakan tersebut. Dilaporkan lebih dari 100 orang tewas, dan 4.000 lainnya luka-luka. Beberapa keluarga masih terus melaporkan perihal keluarganya yang hilang tertimbun reruntuhan. Sekitar 300.000 warga Beirut kehilangan tempat tinggal, dan kerugian ditaksir mencapai 5 miliar dolar AS.