ISLAMRAMAH.CO, Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dan Kota Palu, pada pukul 18.02 WITA, Jumat (28/9). Sebelum terjadi gempa besar, sejak siang hari Kabupaten Donggala juga telah dilanda gempa berturut-turut dengan intensitas sedang. Akibat gempa yang cukup besar itu mengakibatkan tsunami setinggi 1,5-2 meter.

Menyikapi musibah Tsunami itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj, mewakili seluruh masyarakat Nahdliyin, mengucapkan turut berduka cita dan berbelasungkawa atas musibah yang menimpa masyarakat Palu.

“Atas nama seluruh warga Nahdliyin ikut berbelasungkawa, duka cita atas musibah yang menimpa masyarakat Palu, Donggala, Sulawesi Tengah,” ucapnya.

Kiai Said mengingatkan, bahwa musibah adalah kehendak Allah, maka siapapun yang tertimpa musibah, khususnya masyarakat Palu dan sekitarnya, untuk senantiasa bersabar dan menyerahkan semuanya kepada Allah. Allah Swt memiliki rencana lain untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

“Semua itu merupakan kehendak Allah yang Maha Kuasa yang Maha Berkehendak. Oleh karena itu, kepada saudara-saudara saya yang tertimpa musibah ini, kami mengharapkan sabar dan tawakal dan optimis di hari yang akan datang, insya Allah lebih baik dari masa yang lalu,” jelasnya.

Kiai Said juga mendokan, agar masyarakt Palu diberi kekuatan lahir batin, serta memohon kepada Allah agar masyarakat senantiasa dilindungi dari berbagai musibah.

“Semoga Allah memberikan kekuatan lahir batin kepada kita semua yang sedang menimpa ujian dan cobaan dari-Nya. Maka kami ridho, kami ikhlas menerima ujian. Mohon kepada Allah cukupkan ujian ini sampai di sini, tidak lebih dan bertambah lagi,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: