ISLAMRAMAH.CO, Presiden Jokowi melantik sembilan pasangan gubernur dan wakil gubernur hasil pilkada serentak 2018 masa jabatan 2018-2023. Pelantikan berlangsung di Istana Negara Jakarta, (5/9) dan disaksikan langsung para pejabat tinggi negara dan para pimpinan parpol.

Ucapan selamat dan harapan muncul dari banyak kalangan, termasuk dari Ketua Umum Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr Kiai Said Aqil Siroj. “Saya ucapkan selamat atas pelantikan gubernur dan wakil gubernur,” ucapnya (7/9)

Kiai Said juga memberikan pesan kepada para gubernur dan wakil gubernur yang baru dilantik untuk senantiasa menjalankan amanat dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, jika para pemimpin memegang teguh kepada amanat dari rakyatnya, maka hidupnya akan selamat dunia dan akhirat. Ia akan menjadi pemimpin yang dicintai rakyatnya dan dikenang sepanjang masa.

Meskipun demikian, Kiai asal Cirebon itu juga menekankan, jangan sampai para pemimpin itu melanggar hukum dan melakukan penyimpangan. Segala bentuk penyalahgunaan jabatan akan membuat hidup sengsara dan menjadi tidak tenang.

“Barang siapa yang berpegang amanat dengan kuat, betul-betul konsekuen, insya Allah hidupnya berkah, selamat dunia akhirat. Insya Allah akan menjadi pemimpin di kenang sepanjang masa. Insya Allah tidurnya nyenyak, sehat wal afiat. Tapi kalau melanggar hukum, penyimpangan, sebelum kita bicara di akhirat, di dunia pun tidur tidak tenang, hidup tidak tenang,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: