ISLAMRAMAH.CO – Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dikenal gemar bersilaturrahim kepada pemimpin negara-negara di dunia ketika menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Hampir seluruh negara-negara ia singgahi dalam rangka mempererat hubungan bilateral dan membangun kerjasama yang membangun untuk kepentingan nasional.

Pernah pada tahun 2000, Gus Dur melakukan kunjungan kenegaraan dengan berkeliling Eropa yang kemudian dilanjutkan ke India dan Korea Selatan. Saat itu, pesawat kepresidenan sedang berada di langit New Delhi dan akan segera mendarat di Bandara Internasional New Delhi.

Namun demikian, tiba-tiba cuaca tak bersahabat datang dan awan hitam menutupi langit bandara, sehingga sang pilot harus mencari alternatif untuk mendarat di bandara lain terdekat. Akibatnya, jadwal kunjungan yang telah direncanakan tentu saja akan berantakan.

Karena kejadian itu, sang pilot memutuskan untuk memindahkan pendaratan ke bandara lain. Akan tetapi, saat sang pilot hendak beralih pendaratan, kejadian ajaib tiba-tiba datang. Awan hitam yang tadi menghalangi kedatangan pesawat Gus Dur kemudian tersibak, seolah-olah memberi jalan dan mempersilahkan pesawat itu untuk terus melanju. Pada akhirnya, sang pilot pun melakukan pendaratan di Bandara New Delhi dengan lancar dan sesuai rencana.

Pilot itu begitu takjub atas kejadian tersebut. Sepanjang kariernya menjadi seorang pilot, ia belum pernah mengalami kejadian seperti itu sebelumnya. “Sungguh suatu hal yang luar biasa,” ceritanya di hadapan adik kandung Gus Dur, dr. Umar Wahid.

%d blogger menyukai ini: