Recommended

Melek Wacana Reformasi Haji

Selama enam hari tertentu setiap tahun, lebih dari dua juta Muslim lintas etnis, kebangsaan, sekte, dan gender berkumpul di Mekah untuk haji. Dalam ajaran Islam, Haji merupakan perjalanan yang penuh pengabdian kepada Allah SWT untuk memurnikan jiwa, sebagaimana disebutkan dalam al-Quran dan Hadis. Selain itu, melaksanakan ritual yang identik secara komunal dan mengenakan pakaian serupa, mempertegas ajaran kesetaraan dalam Islam. Ibadah Haji senantiasa menggemakan bunyi paling keras bahwa, di muka bumi semua manusia itu sama di mata Tuhan, tanpa memandang perbedaan duniawi antara pangkat, kelas, ras, jenis kelamin, dan usia. ... READ MORE.......

Pentingnya Dai Moderat

Ramainya fenomena hijrah membuat dahaga spiritualitas umat kian meningkat. Ditambah arus teknologi yang kian maju, menyebabkan dakwah yang disampaikan melalui media baru dipandang jauh lebih efektif dan efisien dalam penyebaran ajaran agama. Namun, banyaknya dai moderat yang setia pada dakwah head-to-head mengakibatkan dai-dai karbitan menjadi rujukan umat Islam di dunia maya. ... READ MORE.......

Menolak Provokasi Haji

Polemik ihwal pembatalan pemberangkatan haji 2021 akhirnya usai. Pemerintah Arab Saudi memutuskan haji 2021 hanya diperbolehkan bagi warga lokal dan ekspatriat. Namun, narasi tentang kebencian terhadap pemerintah, tentang gagalnya berdiplomasi dengan Arab Saudi masih membekas dalam ingatan. Sungguh disayangkan, ibadah haji yang mestinya dapat disikapi dengan positif dan kebenaran, malah sebagai ajang mengumbar kebencian. ... READ MORE.......

Waspada Bangkitnya Politisasi Agama

Fenomena kebangkitan agama selama kurun waktu 1960-an hingga 1990-an merupakan kejadian yang sulit diprediksi oleh siapapun. Kebangkitan politik yang bernuansa keagamaan, begitu mempengaruhi panggung politik global. Kebangkitan agama juga menjadi tantangan—bahkan ancaman—bagi hubungan dan konsep dunia kontemporer. Kebangkitan agama diantaranya: Perang Enam Hari Arab dan Israel yang mengubah geopolitik Timur-Tengah. Revolusi Iran pada Tahun 1979 yang mencengangkan. ... READ MORE.......

Menyelami Makna Sa’i

Berlari kecil tujuh kali saat berhaji dikenal dengan prosesi sa’i. Sebagaimana kisah yang kerap dituturkan, sa’i merupakan ritus haji yang disadur dari perjuangan Siti Hajar saat mencari air demi kelangsungan hidupnya dan putra terkasihnya, Ismail. Semelimpah kucuran air yang kini dikenal sebagai Zamzam, sebanyak itu pula makna yang bisa diselami dari peristiwa sa’i. ... READ MORE.......

Mekkah Tanpa Ka’bah

Untuk kedua kalinya selama pandemi Covid-19 menyerang, calon jemaah Muslim Indonesia gagal berangkat berhaji. Sepinya Mekkah dari pengunjung jemaah haji kian kentara, bahwa selama ini pesona Ka’bah menutupi ketandusan kota Mekkah. Oleh karena itu, kehadiran Ka’bah menjadi keberkahan melimpah dan daya magnet kehidupan untuk senantiasa dikunjungi oleh umat manusia. ... READ MORE.......

Meningkatkan Kecerdasan Sosial

Bulan Juni menyimpan banyak kenangan bersejarah yang patut terus diingat oleh masyarakat kita. Di antaranya ialah hari lahir lahir Bung Karno dan hari lahir Pancasila. Bung Karno merupakan salah satu pemimpin terbaik sepanjang sejarah di seluruh dunia. Satu hal yang menonjol ialah tingginya kecerdasan sosial yang dimilikinya, sehingga berhasil memimpin pergerakan kebangsaan dan menjadi pemikir paling berpengaruh bagi bangsa ini. ... READ MORE.......

Ustadz Kok ‘Nyeleb’?

Tampilnya para ustadz atau muballigh di layar kaca sudah menjadi suatu hal yang lazim. Di samping mengemban misi dakawah nan mulia, sejumlah ustadz tampak begitu ‘mesra’ bergaul dengan para selebriti. Menariknya, perilaku selebriti tersebut lantas ditiru para muballigh. Yakni, berpenampilan glamor, memberi tontonan yang asyik tanpa memperhatikan substansi, dan memasang tarif layaknya artis. ... READ MORE.......

Khilafahisasi di Era Disrupsi

Di tengah arus peralihan dunia global yang begitu hebat, kita selalu menemukan orang-orang yang tidak siap dan bahkan menolak perubahan yang terjadi. Meski mayoritas manusia di masa peralihan membuatnya terus berpikir tentang pentingnya pendidikan dan inovasi. Termasuk mengenai agama dan politik. Mereka yang tersungkur dalam disrupsi, tidak akan ada semangat kompetisi dan tidak bisa membaca peradaban dunia global yang serba-digital sekarang ini. ... READ MORE.......