Habib Umar bin Hafidz: Mbah Moen Guru Bagi Seluruh Muslim Dunia

ISLAMRAMAH.CO, Kabar duka menyelimuti umat Muslim di seluruh dunia. Wafatnya KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) di Tanah Suci adalah kabar yang teramat menyedihkan sekali. Semua kehilangan. Beliau adalah cerminan ulama sejati. Memperoleh ilmu dengan cara yang benar, dengan sanad yang sahih, sanad yang kuat, sanad yang mulia, yang bersumber dari baginda Nabi Muhammad Saw. Ilmunya adalah ilmu yang otentik, jernih dan bersih. Mbah Moen adalah guru bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Demikian disampaikan Habib Umar Al-Hafidz sebelum memulai pengajian rutin kitab Risalah Ahlussunnah wal Jamaah karya Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari di Makkah al-Mukarramah, Rabu (7/8) melalui teleconference. Habib Umar turut berbela sungkawa atas wafatnya ulama besar dunia, Mbah Moen. Sebelum memulai pengajain, Habib Umar mendoakan Mbah Moen.

“Dalam permulaan pengajian ini, kami menyampaikan belasungkawa untuk diri kami sendiri dan bagi warga NU atas wafatnya orang yang Allah Swt pilih, orang yang beralih ke sisi-Nya, al-Syekh al-Kiyahi al-Allamah al-Mu’ammar Maimoen Zubair, Sarangi. Mudah-mudahan Allah meninggikan derajatnya dan mendudukkan kita bersamanya di surga tertinggi-Nya. Kami juga berbela sungkawa kepada seluruh Muslim atas wafatnya guru mulia,” ucapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mustofa, Hadramaut, Yaman itu mengatakan bahwa meninggalnya seorang ulama adalah celah bagi agama. “Kita wajib mengetahui bahwa kematian ulama adalah celah dalam agama, celah dalam Islam,” katanya.

Habib Umar menganggap Mbah Moen sebagai ulama besar dan guru bagi umat Islam dunia. Pasalnya, kedalaman ilmu dan kearifan Mbah Moen adalah cerminan ajaran Nabi Muhammad Saw. “Beliau mendapatkan ilmu dengan cara yang benar. Beliau mengambil ilmu dengan sanad yang sahih, sanad yang kuat, sanad yang mulia yang bersambung kepada sumber daripada ilmu, yaitu Baginda Nabi Besar Muhammad saw sehingga ilmunya adalah ilmu yang otentik, ilmu yang jernih, ilmu yang bersih,” jelasnya.

Habib Umar juga menambahkan bahwa Mbah Moen mengajarkan kita semua agar mendapatkan ilmu dari sanad yang jelas yang bersumber dari Rasulullah. “Ilmu yang ini (didapat dari sanad) lebih suci, lebih berkah, lebih bercahaya, karena bersambung dengan cahaya yang begitu terang benderang,” pungkasnya.

Islam DamaiIslam ModeratIslam Rahmatan Lil AlaminIslam RamahIslamRamah.coMbah Moen
Comments (0)
Add Comment