Berbuat Baik Tidak Melihat Agama

ISLAMRAMAH.CO, Nabi Muhammad Saw diutus di muka bumi ini tidak hanya untuk umat Islam saja, tetapi Nabi hadir untuk menjadi rahmat bagi seluruh umat manusia, bahkan bagi makhluk-makhluk lain di alam semesta. Nabi Muhammad senantiasa mengajarkan kepada umatnya untuk berbuat baik tanpa melihat latar belakangnya. Siapapun mempunyai hak untuk mendapatkan kebaikan. Karena itu, berbuat baik pantang melihat agama.

Demikianlah pesan yang disampaikan Ketua Umum Dzikir Hubbul Wathon KH Musthofa Aqil Siroj, pada Silaturrahim Kebangsaan dan Tabligh Akbar di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan Kecamatan VI Lingkungan Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (14/3). Menurut Kiai Musthofa, keikhlasan Nabi berbuat baik tanpa pandang bulu adalah kunci dakwah Nabi sehingga memiliki sedemikian banyak umatnya.

Kiai Musthofa mengandaikan dengan zaman kini, di mana orang dengan mudah berkomunikasi melalui media sosial, tetapi tidak ada yang bisa memiliki umat sebanyak umat Nabi Muhammad Saw. “Nabi Muhammad Saw dalam menjalankan dakwah dan memimpin umat manusia tidak punya facebook, twitter, whatsapp, tetapi punya pengikuti 2 miliar. Pertanyaannya, kenapa bisa sukses?,” katanya.

Menurut Kiai Musthofa, kunci keberhasilan dakwah Nabi adalah memanusiakan manusia. Nabi tidak membeda-bedakan seseorang yang berhak mendapatkan kebaikan. Nabi tidak pernah melihat agama, suku, bahasa atau asal muasal seseorang. Semua di mata Nabi adalah sama, yakni makhluk ciptaan Allah Swt.

“Ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad Saw itu diperintahkan memandang semuanya dengan makhluk Allah. Bukan semata diperintahkan untuk umat Islam. Dalam berbuat kepada seseorang, jangan melihat agamanya, sukunya, asalnya, namun sebagai sesama manusia harus berbuat baik,” pungkasnya.

Berbuat AgamaIslam ModeratIslam RamahIslamRamah.co
Comments (0)
Add Comment