Perjuangan Penegakan Negara Islam Tidak Akan Berhasil

ISLAMRAMAH.CO, Dalam sejarah Indonesia, perjuangan penegakan negara Islam oleh kelompok tertentu selalu muncul dalam setiap zamannya. Sejak era kemerdekaan hingga era reformasi upaya untuk mendirikan negara Islam telah mewarnai dinamika sosial-politik Indonesia. Mutakhir ini yang paling getol menyuarakan Negara Islam adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), namun oleh pemerintah HTI dibubarkan karena dianggap bertentangan dengan cita-cita negara bangsa Indonesia.

Menurut KH Sholahudin Wahid, perjuangan untuk menegakkan Syariat Islam di Indonesia tidak akan pernah berhasil alias gagal. Dalam sejarah, ormas-ormas Islam moderat pernah mengupayakan terwujudnya negara Islam sebelum menyadari bahwa Pancasila sesungguhnya sesuai dengan nilai-nilai Islam. “NU, Muhammadiyah, Syarikat Islam, Persis, dan lain-lain pernah melakukan perjuangan untuk menegakkan Syariat Islam. Sejarah membuktikan bahwa perjuangan itu sia-sia dan tidak akan pernah berhasil,” kata Gus Sholah dilansir dari NU Online, (19/2).

Gus Sholah menambahkan, perjuangan itu dilakukan sejak menjelang kemerdekaan, kemudian dilanjutkan dalam Majelis Konstituante (1965-1959). Saat itu para tokoh ormas dan parpol Islam pada tahun 1950 sampai 1970-an menganggap Pancasila bertentangan dengan Islam dan Pancasila itu sekuler.

Anggapan tidak benar tersebut muncu karena Bung Karno sebagai penggali Pancasila sering berpidato memuji Kemal Attaturk, pemimpin Turki sekuler, sehingga Bung Karno dianggap oleh tokoh-tokoh Islam berpaham sekuler dan Pancasila juga dianggap sekuler. “Pada tahun 1984 Muktamar NU menerima sceara resmi dasar negara Pancasila yang lalu diikuti ormas-ormas dan parpol Islam,” jelasnya.

Peneriamaan umat Islam terhadap Pancasila menurut Gus Sholah didasari atas pemahaman bahwa Pancasila sesungguhnya sesuai dengan ajaran Islam. Bahkan butir-butir di dalam Pancasila merupakan kandungan ajaran-ajaran Islam. “Penerimaan dan pengamalan Pancasila merupakan perwujudan dari upaya umat Islam untuk menjalankan syariat agamanya,” pungkas Gus Sholah.

Islam ModeratIslam RamahIslamRamah.coNegara Pancasila
Comments (0)
Add Comment