Kiai Said Aqil Siroj: Nabi Tidak Pernah Mendeklarasikan Negara Islam

ISLAMRAMAH.CO, Islam merupakan agama yang tidak pernah memberikan panduan atau pun aturan-aturan khusus mengenai pemerintahan. Segala bentuk sisem pemerintahan dalam sejarah Islam, baik sistem demokratis, kekhalifahan, sampai sistem kerajaan, adalah murni ijtihad para umat Islam dalam setiap masanya. Maka dari itu, apabila ada sebagian kelompok menyerukan untuk mendirikan negara Islam, maka tentu saja pemikiran itu ahistoris, atau bertentangan dengan sejarah Islam, karena Islam tidak pernah mewajibkan umatnya untuk mendirikan negara Islam.

Selaras dengan hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Prof Dr KH Said Aqil Siroj menjelaskan, bahwa dalam Al-Quran tidak ada perintah untuk mendirikan negara Islam. Bahkan Nabi Muhammad sebagai pemimpin ummat, tidak pernah mendeklarasikan negara Islam. Dalam sejarahnya, Nabi Muhammad membangun negara madinah, yaitu negara yang menghimpun masyarakat yang majemuk, atau negara yang di dalamnya terdapat keberagaman, baik keragaman suku, bahasa, hingga agama.

Kiai Said menegaskan, justru Nabi tidak menghendaki negara yang hanya mengakomodasi satu kelompok saja. Nabi Muhammad lebih memilih mendirikan negara yang terdiri dari berbagai kelompok, karena keragaman di dunia ini merupakan keniscayaan. “Nabi Muhammad tidak pernah mendeklarasikan negara Islam, tidak pernah mendeklarasikan negara Arab, tetapi Nabi mendeklarasikan negara Madinah,” jelas Kiai Said dalam ceramahnya di akun Youtube Dakwah Islam News (29/10)

Maka dari itu, keinginan sebagian kelompok untuk mendirikan negara Islam tidak hanya bertentangan dengan sejarah, tetapi juga menjadi ilusi yang bertolak belakang dengan realitas sejarah. Dalam sistem modern yang meniscayakan negara bangsa (national state), umat Islam hendaknya mencintai negerinya masing-masing tanpa meninggalkan kewajiban agama seperti ibadah wajib kepada Allah Swt.

Islam ModeratIslam RamahIslamRamah.coKiai Said Aqil Siroj
Comments (0)
Add Comment