Gus Mus: Berhentilah Saling Caci-Maki

ISLAMRAMAH.CO, Setiap memasuki tahun-tahun politik, bangsa Indonesia kerapkali dihadapkan pada tantangan besar berupa gesekan sosial di antara masyarakat akibat berlebihan dalam mendukung pasangan calon pemimpin tertentu. Tentu saja sikap yang berlebihan dalam dukung mendukungan pasangan calon pemimpin, berpotensi merusak nalar akal sehat dan hati nurani. Karena itu, kedewasaan dalam berdemokrasi menjadi keniscayaan agar bangsa Indonesia selamat dari berbagai konflik sosial.

Dalam menyikapi itu, Mustasyar PBNU, KH Mustofa Bisri atau Gus Mus mengingatkan agar masyarakat menahan diri dari segala bentuk pertikaian, baik di dunia maya maupun dunia nyata. Gus Mus meminta masyarakat agar menghentikan saling caci-maki dan membenci orang lain yang mempunyai pilihan politik yang berbeda. Saling caci-maki merupakan sikap arogansi yang membesarkan diri sendiri dan menganggap orang lain rendah.

“Berhentilah bertikai. Berhentilah saling membenci dan mencaci. Berbedalah secara dewasa. Berhentilah mengikuti nafsu dan amarah. Berhentilah membesarkan diri sendiri dan merendahkan hamba-hamba Allah yang lain,” tulis Gus Mus dalam akun media sosianya (20/8).

Kiai yang juga dikenal sebagai budayawan itu kemudian menyarankan agar masyarakat tetap merendah, tidak sombong dan tidak merasa paling benar. Sikap yang paling patut ditampilkan adalah senantiasa berdoa memohon kepada Allah Swt agar bangsa Indonesia selamat dari potensi konflik sosial. “Merendahlah. Merunduklah. Memohonlah ampunan dan rahmat Allah untuk kita semua, untuk Indonesia dan Bangsa Indonesia,”tulis Gus Mus.

Gus MusIslam ModeratIslam Ramah
Comments (0)
Add Comment